Share

Kenang Masa Kecil, Anies: Bermain Layangan hingga Lupa Tidur Siang

Yohannes Tobing, Sindonews · Minggu 03 Juli 2022 13:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 03 338 2622722 kenang-masa-kecil-anies-bermain-layangan-hingga-lupa-tidur-siang-dRtVnnZlOk.jpg Anies Baswedan dalam pembukaan Kejurnas Layangan Aduan/ Foto: Yohannes Tobing

JAKARTA - Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan resmi membuka acara Kejuaraan Nasional Layangan Aduan memperebutkan Piala Gubernur Provinsi DKI Jakarta di Lapangan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.

 BACA JUGA:Cari Seorang Kakek di Hutan, Baim Wong Malah Alami Kecelakaan

Dalam kesempatan tersebut Anies mengajak masyarakat untuk mendukung layangan aduan menjadi cabang olahraga di Indonesia demi dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.

"Bermain layangan adalah kebiasaan jutaan anak-anak di Indonesia. Masa kecil jutaan kita adalah memainkan itu di siang hari sampai sore, dan ini sekarang dikembangkan menjadi sebuah olahraga yang bisa dikompetisikan," kata Anies, Minggu (3/7/2022).

"Karena itu, turnamen layangan aduan ini harus kita dukung. Ini bisa membawa hobi menjadi prestasi yang ketika menjadi prestasi dia akan mengharumkan nama Indonesia," lanjutnya.

Menurut Anies, dengan kehadiran Kejuaraan Layangan Aduan ini, dirinya berharap akan menghasilkan pelayang yang berprestasi dan melahirkan atlet penerus Legenda Layangan Aduan Indonesia.

BACA JUGA:Update PMK 3 Juli 2022 : 315.448 Sakit, 105.915 Sembuh dan 2.002 Ekor Mati

Dirinya juga mencontohkan sosok pelayang bermama Akiat yang pernah menjadi juara dunia dalam turnamen kelas Internasional pada tahun 1998 sampai dengan tahun 2004 yang perlu dicontoh pelayang lainnya.

Anies pun mengenang dirinya, saat bermain layangan sewaktu kecil. Dirinya kerap menikmati pengalamannya saat bermain layangan bahkan hingga dirinya kerap terlewat untuk tidur siang.

"Mudah-mudahan turnamennya berjalan lancar, dan Insyaallah nanti muncul atlet-atlet baru. Tapi ingat semboyan, di atas lawan, di bawah kawan," jelasnya.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Legenda Layangan Indonesia, Akiat berharap atlet layangan yang mengikuti turnamen ini dapat melanjutkan ke pertandingan tingkat internasional. Dengan begitu maka muncul juara dunia baru dari Indonesia.

"Semoga setelah pertandingan ini kita bisa melanjutkan ke pertandingan juara dunia. Muncul juara piala dunia baru. Saya mengharapkan sekali," ungkap Akiat.

 BACA JUGA:Gelombang Tinggi di Sukabumi, 1 Rumah Warga Jebol Diterjang Ombak

Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Layangan Aduan Seluruh Indonesia (PERLASI), Essa Muhammad menjabarkan kejuaraan ini merupakan kejuaraan layangan aduan terbesar se-Indonesia karena diikuti peserta dari sepuluh provinsi.

Selain mendukung Layangan Aduan menjadi cabang olahraga di Indonesia, kejuaraan digelar dengan tujuan mengangkat harkat derajat pemain layangan aduan beserta pengrajin layangan aduan Indonesia yang produknya sudah digunakan mancanegara.

"Ini event (acara) terbesar di Indonesia untuk layangan aduan yang diikuti sepuluh provinsi. Maksud dan tujuannya untuk mengangkat harkat derajat pemain layangan dan pengrajinnya karena di luar negeri para atlet memakai produk layangan aduan dari Indonesia. Ini potensi luar biasa," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini