Share

Penembakan Mal Kopenhagen, Rekaman Video Perlihatkan Pelaku Tenteng Senapan Berburu

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 04 Juli 2022 06:53 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 04 338 2622961 penembakan-mal-kopenhagen-rekaman-video-perlihatkan-pelaku-tenteng-senapan-berburu-TTdVhbAyEr.jpg Foto: Mahdi Al-Wazni.

KOPENHAGEN – Penembakan di sebuah mal di Kopenhagen, Denmark pada Minggu (3/7/2022) dikonfirmasi menewaskan beberapa orang. Rekaman video memnperlihatkan pelaku menjalankan aksi kejamnya dengan menenteng senapan berburu.

BACA JUGA: Penembakan di Mal Denmark, Sejumlah Orang Tewas dan Terluka

Polisi Kopenhagen mengatakan petugas bersenjata dikirim ke mal Field's di ibukota pada Minggu sore setelah laporan penembakan. Menurut keterangan Kepala Polisi Soeren Thomassen, seorang pria “etnis Denmark” berusia 22 tahun telah ditangkap terkait penembakan itu. 

Field's adalah salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Denmark, dengan lebih dari 140 toko dan restoran. Mal bertingkat ini terletak di pinggiran Kopenhagen, tepat di seberang jalur kereta bawah tanah yang menghubungkan ke pusat kota.

Thomassen mengonfirmasi bahwa beberapa orang terbunuh dalam penembakan itu, tetapi tidak mengungkapkan jumlah pastinya.

Rekaman video dari saksi mata Mahdi Al-Wazni, yang dirilis tabloid BT, memperlihatkan seorang pria membawa senapan berburu besar berjalan melalui mal.

BACA JUGA: Penembakan di Mal Kopenhagen, Polisi Tahan Tersangka Pria 'Etnis Denmark'

"Dia tampak sangat agresif dan meneriakkan hal-hal yang berbeda," kata Al-Wazni sebagaimana dilansir Reuters.

Polisi mengatakan bahwa pelaku bertindak seorang diri dan tidak ada indikasi ada penembak lain yang masih berkeliaran. Sejauh ini motif penembakan masih belum jelas.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

"Denmark dilanda serangan kejam pada Minggu malam. Beberapa tewas. Bahkan lebih banyak lagi yang terluka. Keluarga tak bersalah berbelanja atau makan di luar. Anak-anak, remaja dan dewasa," kata Perdana Menteri Mette Frederiksen dalam sebuah pernyataan pada Minggu malam.

"Saya ingin mendorong Denmark untuk berdiri bersama dan saling mendukung di masa sulit ini."

Denmark terakhir mengalami serangan militan pada 2015, ketika dua orang tewas dannam petugas polisi terluka saat seorang pria bersenjata menembak dan membunuh seorang pria di luar pusat budaya dan kemudian membunuh seseorang di luar sinagoga Yahudi di Kopenhagen tengah.

Pria bersenjata itu tewas dalam baku tembak dengan polisi.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini