Share

Pria Berompi Polisi yang Tusuk Ibu dan Anak Terancam 5 Tahun Penjara

Jonathan Simanjuntak, MNC Portal · Senin 04 Juli 2022 15:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 04 338 2623329 pria-berompi-polisi-yang-tusuk-ibu-dan-anak-terancam-5-tahun-penjara-n0RQOu9ZLE.jpg Polisi menangkap pelaku penusukan ibu dan anak di Bekasi (Foto: Jonathan S)

BEKASI - Pria berompi polisi yang melakukan penusukan terhadap ibu dan anak di Jalan Cipete Raya, Mustikajaya, Kota Bekasi digelandang di Kantor Polres Metro Bekasi Kota. Belakangan diketahui, aksinya dilakukan untuk memeras korban sejumlah uang.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Hengki menuturkan, pria tersebut ternyata bernama Reinaldy Zein Maulana Pawanda (23) yang merupakan masyarakat sipil.

“Seolah-olah petugas polisi mencari suami korban dengan dalih seolah-olah suami korban terlibat pengedaran gelap narkoba,” kata Hengki dalam konferensi persnya, Senin (4/7/2022).

BACA JUGA:Ibu dan Anak Jadi Korban Penusukan, Pelaku Pakai Atribut Polisi 

Pada saat transaksi tersebut, korban sempat berteriak. Aksi korban sontak membuat pelaku panik hingga akhirnya kejadian penusukan terjadi.

Menurut Hengki, jajaran langsung bergerak sehingga tersangka bisa ditangkap satu hari sejak kejadian. Atas aksinya tersebut, pelaku disangkakan Pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Ayat (2) dengan ancaman hukuman penjara maksimal lima tahun.

“Dengan ancaman pidana lima tahun penjara,” ucap Hengki.

BACA JUGA:Polisi: Penusukan WN China di Cengkareng karena Persoalan Asmara 

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Sebelumnya, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Hengki memastikan pelaku penusukan ibu dan anak di Mustikajaya, Kota Bekasi bukanlah anggota kepolisian. Hengki menyebut pria tersebut hanyalah masyarakat sipil.

Penangkapan pelaku, kata Hengki, dilakukan pada Jumat 1 Juli 2022 kemarin. “Sudah kita lakukan penangkapan kemarin dia menyamar seolah-olah petugas dengan menggunakan kaos seolah-olah petugas polisi, padahal bukan itu orang sipil biasa,” kata Hengki ketika ditemui di Stadion Patriot Candrabhaga, Sabtu 2 Juli 2022.

Hengki menjelaskan, pria tersebut bermodus seolah-olah keluarga korban ada yang terlibat narkoba. Adapun niatnya hanya untuk memeras dan meminta sejumlah uang terhadap korban.

“Ya untuk meminta uang, enggak dikasih langsung dilakukan penganiayaan, udah dapat ya. Nanti kita rilis hari Senin,” ucap dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini