Share

Ingin Berwisata ke Tebet Eco Park? Pemprov DKI Wajibkan Pengunjung Daftar Lewat JAKI

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Senin 04 Juli 2022 20:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 04 338 2623542 ingin-berwisata-ke-tebet-eco-park-pemprov-dki-wajibkan-pengunjung-daftar-lewat-jaki-B8E12PTp7d.png Tebet Eco Park/ Foto: Instagram Anies Baswedan

JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta bakal mewajibkan pengunjung untuk daftar melalui aplikasi JAKI bila hendak berwisata ke Tebet Eco Park, Tebet, Jakarta Selatan. Sedangkan penutupan sementara Tebet Eco Park diperpanjang oleh Distamhut DKI.

 BACA JUGA:Benarkan Gaji Pimpinan Capai Rp250 Juta, Presiden ACT: Tidak Berlaku Permanen

"Halo Teman, mohon maaf saat ini penutupan sementara Tebet Eco Park diperpanjang. Nantinya Teman bisa mengunjungi Tebet Eco Park dengan mendaftar melalui JAKI," tulis akun Instagram @tamanhutandki dikutip, Senin (4/7/2022).

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut Tebet Eco Park sempat mencatat 60 ribu pengunjung saat akhir pekan. Diketahui Tebet Eco Park ditutup sementara hingga akhir Juni 2022.

Anies menambahkan ramainya pengunjung membuat kesempatan menikmati kawasan Tebet Eco Park yang dijadikan sarana ruang ketiga untuk berinteraksi.

 BACA JUGA:Klasemen Sementara Grup A Piala AFF U-19 2022 Kelar Laga Myanmar vs Thailand: Gajah Perang Muda Perkasa di Puncak

"Sejak Tebet Eco Park dibuka, berbondong-bondong warga Jakarta dan bahkan luar Jakarta datang dan menikmatinya. Berbagai segmen usia dan ekonomi bergantian menjelajah taman dan memanfaatkan berbagai fiturnya. Tentu kami di Pemprov DKI senang melihat antusiasme warga dalam memanfaatkan fasilitas yang sudah dibangun," tulis Anies dalam laman Instagram @aniesbaswedan dikutip, Kamis (16/6/2022).

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut


"Namun, jumlah warga yang datang ke Tebet Eco Park sedemikian tinggi hingga taman dan wilayah sekitarnya menjadi amat padat. Taman yang dirancang berkapasitas 8-10 ribu, pernah kedatangan 60 ribu warga dalam satu hari di akhir pekan. Kesempatan menikmati taman menjadi sangat berkurang karena kepadatan yang ekstrem," imbuhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini