Share

Kronologi Penggelapan 25 Ton Gula, Sopir Ekspedisi Pura-Pura Disekap

Martin Ronaldo, MNC Portal · Kamis 07 Juli 2022 12:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 07 338 2625289 kronologi-penggelapan-25-ton-gula-sopir-ekspedisi-pura-pura-disekap-V0weq4wpzM.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

JAKARTA - Kepolisian Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus penggelapan yang dilakukan oleh sopir ekspedisi barang bermuatan gula. Pelaku berhasil menggelapkan gula pasir sebanyak 25 ton yang rencananya dikirimkan ke Tanjung Priok.

Pelaku berinisial MI (29) berhasil menggelapkan gula pasir tersebut setelah bekerja sama dengan salah seorang temannya berinisial S yang saat ini berstatus DPO untuk membuat laporan palsu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, pelaku memberikan informasi palu kepada pemilik barang bahwa dirinya telah di begal oleh orang yang tidak dikenal.

"Pelaku pada tanggal 28 Juni 2022 mendapatkan tugas untuk mengirimkan barang berupa gula pasir dari Cikande menuju Tanjung Priok. Namun setelah supir berangkat sampai saat itu gula yang diantarkan belum terkirim dan supir truk yang membawa muatan gula 25 ton tersebut tidak dapat dihubungi," ujarnya kepada wartawan, Kamis (7/7/2022).

Pihaknya pun melakukan penyelidikan setelah adanya laporan tersebut. Akan tetapi, setelah dilakukan penyelidikan, baru diketahui bahwa supir truck tersebut telah membuat laporan palsu.

"Supir membuat berita bohong bahwa mobil truk bermuatan gula tersebut dirampok dan ia dibuang di Gunung Sindur, untuk meyakinkan pemilik mobil supir juga membuat laporan polisi dari peristiwa bohong tersebut," terangnya.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Menurut Zulpan, untuk meyakinkan pemilik, pelaku bersama dengan temannya mengikatkan diri seorang diri di daerah Gunung Sindur.

Setelah mendapatkan beberapa alat bukti, pihak kepolisian pun mengamankan pelaku di tempat tinggalnya yang berada di Kampung Sumberwaras, Kecamatan Bojongmanik, Lebak, Banten.

"Setelah mendapatkan informasi yang cukup, pelaku kita amankan dan kita bawa ke Polda Metro Jaya untuk menggali keterangan pelaku," katanya.

Sementara itu, teman pelaku sampai saat ini masih dalam pengejaran dan masuk ke dalam DPO kepolisian Polda Metro Jaya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini