Share

Dua Pelaku Pencurian dengan Pembacokan di Tanjung Priok Dibekuk

Dimas Choirul, MNC Media · Jum'at 15 Juli 2022 20:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 15 338 2630428 dua-pelaku-pencurian-dengan-pembacokan-di-tanjung-priok-dibekuk-vPpMI3g6wT.jpg Tersangka dan barang bukti yang diamankan polisi/ Foto: Dimas Choirul

JAKARTA - Polsek Tanjung Priok membekuk dua orang pria berinisial NS (17) dan EW (18) terkait kasus tindak pidana pencurian yang mengakibatkan seorang pria berinisial YJ (29) tewas di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (12/7/2022).

 BACA JUGA:Memalukan! Pria Ini Kepergok Curi Uang Kotak Amal Mushola di Way Kanan

Diketahui, YJ tewas usai dibacok oleh pelaku menggunakan senjata tajam berupa golok.

Kapolsek Tanjung Priok Kompol M. Yamin mengatakan, NS diringkus terlebih dahulu di daerah Koja, Jakarta Utara tak lama setelah kejadian. NS merupakan otak dari aksi uang tersebut.

"Kendaraan motor maupun golok yang digunakan berasal dari NS itu sendiri," kata Yamin saat konferensi pers, Jumat (15/7/2022).

Sehari kemudian, kata Yamin pelaku kedua yakni EW berhasil diamankan di Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi. Peran EW saat itu yang menjadi eksekutor pembacokan terhadap korban.

 BACA JUGA:Pamer Foto Masa Muda Bareng Gusdur, Prabowo: Prajurit Dekat dengan Ulama

"Barang bukti yang kita amankan ada pakaian, kendaraan bermotor, alat golok yang sudah kita amankan. Lengkap, barang bukti yang digunakan sudah kita amankan semua," tuturnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, para pelaku kerap melakukan kegiatan pencurian tersebut. Bahkan, pada malam itu saja, para pelaku telah beraksi di tiga tempat berbeda.

"Dari keterangan EW dari sembilan kali bermain dia sudah bermain dengan saudara NS sebanyak tiga sampai empat kali," kata dia.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok AKP Bryan Wicaksono mengatakan, meski sudah sering melakukan aksi pencurian, pelaku baru kali ini melakukan aksi brural dengan membacok korban hingga tewas.

"Tersangka ini baru pertama kali dia melakukan pembacokan karena mereka merasa pihak korban melakukan perlawanan, seperti yang kita lihat di CCTV dari pihak korban pada saat sudah melarikan diri kembali lagi untuk mengambil tasnya, lalu disitulah dikejar oleh para pelaku," ungkapnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku disangkakan dengan pasal 365 ayat 2 dan 3 Kitab Undang -undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun.

 BACA JUGA:Hasil Perempatfinal Singapore Open 2022: Fajar Alfian/Rian Ardianto Lolos ke Semifinal, Indonesia Pastikan Gelar Juara dari Ganda Putra

Sebelumnya, aksi ini terekam CCTV dan viral di media sosial. Berdasarkan rekaman CCTV, korban terlihat sedang memainkan handphone di depan rumah di jalan tersebut.

Kemudian datang dua pelaku dengan mengendarai sepeda motor mendekati korban. Salah satu pelaku turun dari motor dan langsung mengayunkan senjata tajam ke arah korban.

 BACA JUGA:Dipecat dari Polri, Ini Sepak Terjang AKBP Brotoseno dari Asmara hingga Korupsi

Korban yang panik langsung berdiri dan mencoba menghindar. Saat menghindar, pelaku yang membawa senjata tajam terus mengejarnya dan membacok korban berkali-kali hingga membuat akhirnya tersungkur di jalan hingga tak berdaya.

Tak sampai situ saja, pelaku terlihat masih membacok korban berkali-kali sebelum akhirnya meninggalkan lokasi bersama rekannya yang menunggu di motor.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini