Share

Anies: Kader PKK Kerjanya Tak Terlihat, tapi Dampaknya Terasa

Yohannes Tobing, Sindonews · Minggu 17 Juli 2022 14:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 17 338 2631043 anies-kader-pkk-kerjanya-tak-terlihat-tapi-dampaknya-terasa-bWOvnoFlnd.JPG Anies bersama kader PKK di JIS (Foto Anies Baswedan)

JAKARTA - Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan mengapresiasi peran kader Tim Penggerak PKK atau ibu-ibu yang telah berperan ikut andil dalam menjaga kesejahteraan dan melindungi warga Jakarta.

"Selama ini ikut menjaga dan melindungi warga Jakarta baik di komplek atau di kampung. Para kader PKK yang selama ini kerjanya tak terlihat, tapi dampaknya terasa," Kata Anies saat di Jakarta International Stadium (JIS).

"Sehingga kesejahteraan warga di Jakarta menjadi terbantu dan menimbulkan rasa kesetaraan sehingga kerja keras ini meraih rekor MURI atas pelaksanaan pendataan keluarga secara satu pintu," Sambungnya.

Menurut Anies, dengan adanya pencapaian ini adalah kolaborasi yang luar biasa. Dirinya mengaku sangat bangga, oleh karena itu atas nama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dirinya senang ibu-ibu telah berkumpul di JIS.

"Seperti yang diharapkan almarhumah Ibu Ratna, agar ribuan kader PKK bisa berkumpul di suatu tempat, dan hari ini kita tidak hanya mewujudkan, namun juga melampaui yang diinginkan oleh almarhumah," ungkapnya.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Sementara itu Ketua TP PKK Provinsi DKI Jakarta, Fery Farhati mengatakan kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi kepada para kader PKK yang selama ini telah mendedikasikan diri untuk masyarakat.

"Terutama masyarakat Jakarta dan secara konsisten telah menyelenggarakan upaya kesejahteraan keluarga di masyarakat melalui 10 (sepuluh) Program Pokok PKK," katanya.

Fery menambahkan berada pada titik ini merupakan sebuah perjalanan panjang yang diawali dari sebuah mimpi seorang kader PKK yang memiliki semangat juang dan dedikasi tinggi dalam memberdayakan keluarga hingga akhir hidupnya.

"Beliau bermimpi bahwa suatu saat puluhan ribu kader dapat berkumpul di suatu lapangan, dan ternyata hari ini dikabulkan. Kita semua berkumpul di lapangan besar JIS," Ucapnya.

"Almarhumah juga sangat gigih dalam memperjuangkan agar pendataan Sistem Informasi Manajemen (SIM) PKK yang terkumpul dan tersimpan dalam lemari dapat dimanfaatkan," terangnya.

Fery menambahkan kegiatan ini juga dilakukan sebagai rasa terima kasih atas partisipasi para kader yang telah banyak membantu menyejahterakan unit pertama dan utama pembentukan masyarakat, yaitu keluarga, khususnya pada masa pandemi.

“Hadirnya Data Keluarga dan aplikasi Carik Jakarta merupakan wujud nyata dari slogan Jakarta sebagai kota kolaborasi. Semangat para kader yang memegang teguh motto: Berkarya, Berdaya, dan Berdampak juga dibuktikan dengan terlaksananya kolaborasi di berbagai program untuk masyarakat, seperti sistem pendataan keluarga yang menyeluruh dan mencakup hampir keseluruhan penduduk Jakarta,” Tutupnya.

Pada kegiatan ‘Jakarta Menyapa’ ini juga dilakukan peluncuran dashboard Sistem Informasi Manajemen (SIM) PKK, Data Carik Jakarta, dan Peresmian Pusat Pelayanan Keluarga (PUSPA). Selain itu, ada sebanyak 70 Kader PKK se-Provinsi DKI Jakarta yang diberikan piagam penghargaan.

Pengabdian yang terbagi dalam dua penghargaan khusus, yakni sebanyak 42 orang menerima piagam Pengabdian Adhi Bhakti Madya 15 tahun dan 28 orang menerima piagam Pengabdian Adhi Bhakti Utama 25 tahun.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini