Share

SMPN 85 Lockdown Imbas Ditemukan Kasus Covid-19, Wagub DKI: Sudah Jadi Protokol Tetap

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Kamis 21 Juli 2022 15:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 21 338 2633784 smpn-85-lockdown-imbas-ditemukan-kasus-covid-19-wagub-dki-sudah-jadi-protokol-tetap-pEjGQpG28b.jpg Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 85, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan lockdown selama 10 hari terhitung dari Senin (18/7) silam. Hal itu seiring 3 siswa terpapar Covid-19.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan bahwa itu telah sesuai protokol tetap (protap) bila ada peningkatan kasus di suatu sekolah.

"Itu kan sudah menjadi aturan kita, protap kita kalau ada peningkatan disitu terkait Covid-19 udah ada prosedurnya, itu tugas kita sebagai satgas covid punya tugas," kata Ariza kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (21/7/2022).

Sebelumnya, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 85, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan lockdown selama 10 hari terhitung dari Senin (18/7) silam. Hal itu seiring 3 siswa terpapar Covid-19.

"Lockdown dari 18 Juli. Karena ditemukan kasus positif hasil dari kontak erat kasus indeks maka telah terjadi cluster sekolah dan sekolah diliburkan selama 10 hari untuk dilakukan desinfeksi," kata Camat Cilandak Djaharuddin saat dihubungi.

Djaharuddin menjelaskan bahwa kasus Covid-19 berawal dari salah satu orang tua siswa dan menular ke anak.

"Itu awalnya katanya dari orang tua, orang tua sakit. Waktu antar anaknya pertama itu sakit. Diceklah ortunya ternyata positif jalar ke anak. (2 anak lagi) dari orang tua siswa pertama waktu antar anak masuk awal sekolah tatap muka," ujarnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini