Share

Ini Alasan Polisi Tak Tahan Roy Suryo terkait Kasus Meme Stupa

Erfan Maaruf, iNews · Sabtu 23 Juli 2022 00:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 23 338 2634809 ini-alasan-polisi-tak-tahan-roy-suryo-terkait-kasus-meme-stupa-YsdyZGKjJL.jpg Roy Suryo kelelahan usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro (Foto: MNC Portal)

JAKARTA - Polisi tidak menahan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo setelah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus penistaan agama buntut unggahan meme stupa Candi Borobudur yang wajahnya diedit mirip Presiden Joko Widodo.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan, Roy tidak ditahan setelah menjalani pemeriksaan sekira 12 jam.

"Tidak ditahan," ujar Zulpan ketika dihubungi, Jumat (22/7/2022).

Di mengatakan bahwa alasan tidak melakukan penahanan terhadap Roy Suryo karena dalam kondisi sakit. "Sakit," jelasnya.

Setelah menjalani pemeriksaan dari pukul 10:30 WIB hingga 22:00 WIB, Roy Suryo keluar ruang pemeriksaan dengan dibopong oleh kuasa hukumnya.

Baca juga: Pengacara Ungkap Roy Suryo Kelelahan Usai Jalani Pemeriksaan di Polda Metro

Seusai menuruni tangga, Roy menggunakan kursi roda di lobby Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum dan kembali dibopong saat menaiki mobilnya.

Dengan kondisi tersebut polisi tidak melakukan penahanan terhadap Roy Suryo. Dia juga enggan memberikan pernyataan apakah dirinya akan langsung ditahan atau tidak.

Baca juga: 12 Jam Diperiksa Polisi, Roy Suryo Keluar Pakai Kursi Roda Menuju Mobil

Kuasa hukum Roy, Pitra Romadoni Nasution, yang ikut mendamping hanya mengatakan Roy sudah sangat kelelahan sehingga butuh istirahat.

"Mohon maaf ya, Pak Roy biarkan istirahat dulu, mohon doanya saja," kata Pitra.

Sebelumnya, viral beberapa foto di media sosial Twitter tentang foto stupa Candi Borobudur mirip wajah Presiden Joko Widodo. Unggahan itu ditambah dengan keterangan "Si stupa Candi Borobudur ada patung dewa anyar".

Selain itu, ada pula unggahan patung Candi Borobudur lainnya. Dalam unggahan itu diberi keterangan 'pantas saja tiketnya mahal, ternyata opung sudah buat patung "I Gede Utange Jokowi" untuk tambahan dana bangun IKN'.

Kedua foto itu diunggah oleh akun Twitter @KRMTRoySuryo2. Dalam unggahan itu dia menuliskan narasi "mumpung akhir pekan, ringan2 saja Twit-nya. Sejalan dengan protes rencana kenaikan harga tiket naik ke Candi Borobudur (dari 50 rb) ke 750 rb yg (sudah sewarasnya) DITUNDA itu, banyak kreativitas netizen mengubah salah satu stupa terbuka yang ikonik di Borobudur itu, LUCU, he 3x ambyar".

Setelah viral, Roy menghapus cuitannya tersebut. Dia takut digiring BuzzerRp. Roy juga telah meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi, khususnya kepada umat Buddha. Roy menegaskan dia bukan pengedit foto stupa, melainkan hanya ikut mengunggah.

Baca juga: Roy Suryo Jadi Tersangka Kasus Meme Stupa Usai Pemeriksaan 13 Saksi Ahli

Roy kemudian melaporkan tiga akun Twitter yang pertama kali mengunggah meme tersebut. Selang beberapa hari, ia dilaporkan ke polisi terkait meme tersebut. Satu laporan dibuat pelapor atas nama Kurniawan Santoso di Polda Metro Jaya dan laporan lainnya yang dilimpahkan dari Badan Reserse Kriminal Polri dengan pelapor atas nama Kevin Wu.

Kepolisian telah mengeluarkan surat perintah dimulainya penyidikan atau SPDP pada Selasa (28/6) terhadap dua laporan tersebut. Artinya, laporan tersebut memenuhi unsur pidana.

Roy dipersangkakan dengan Pasal 28 Ayat 2 jo Pasal 45 Ayat 2 Undang-Undang nomor 19 tahun 2016 tentang ITE. Kemudian juga pasal 156 a KUHP dan pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini