Share

Polisi Terima Laporan Pungli di Citayam Fashion Week

Erfan Maaruf, iNews · Senin 25 Juli 2022 15:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 25 338 2635894 polisi-terima-laporan-pungli-di-citayam-fashion-week-LhJvF7QJj2.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Polisi menerima laporan adanya tindakan pungutan liar (pungli) di lokasi ajang Citayam Fashion Week di zebra cross Dukuh Atas, Jakarta Pusat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin mengatakan, tindakan pungli itu terkait penggunaan trotoar jalan yang dijadikan tempat parkir liar di sekitar lokasi Citayam Fashion Week. Laporan itu tengah didalami penyidik.

"Kami juga sedang dalami soal pungutan liar karena trotoar dijadikan parkir itu," kata Komarudin saat dihubungi, Senin (25/7/2022).

Komarudin mengatakan, sejumlah warga telah melaporkan adanya tindakan pungli di lokasi Citayam Fashion Week. Bukti-bukti dokumentasi tindakan itu pun telah dikantongi kepolisian.

"Lagi kita dalami. Dokumentasi laporan dari masyarakat sudah banyak kirimkan ke saya. Sekarang lagi kita dalami laporannya," ucap Komarudin.

Baca juga: Citayam Fashion Week Bakal Diklaim Dua Perusahaan

Komarudin sebelumnya mengaku membahas pemindahan Citayam Fashion Week dari zebra cross Dukuh Atas, Jakarta Pusat, ke momen car free day (CFD).

"Seperti yang sudah disampaikan oleh Bapak Wakil Gubernur sarankan ada beberapa titik contohnya di Sarinah terus di selatan Monas itu kan ada space-space yang memungkinkan. Saya pun pernah menawarkan kalau misalnya aktivitas di jalan itu lebih baik menggunakan sarana car free day," jelas Komarudin.

Baca juga: Citayam Fashion Week Ganggu Lalin, Wagub DKI Usul Dipindah ke Tempat Luas

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Komarudin mengatakan, usulan pemindahan Citayam Fashion Week ke CFD pun telah disampaikannya kepada Wakil Walikota Jakarta Pusat, Irwandi. Menurut Komarudin, aparat kepolisian dan pemerintah daerah siap mendukung kegiatan kreativitas anak muda selama tidak mengganggu ketertiban umum.

"Kami sudah sampaikan dalam diskusi dengan wakil walikota sudah kami sampaikan. Beliau-beliau support untuk siapkan fasilitas. Banyak tempat-tempat yang bisa digunakan. Tapi ini yang kami belum paham mereka dikasih fasilitas tapi pilih tempat itu yang buat kepadatan. Makanya kami akan tegakan aturan," tutur Komarudin.

Jika opsi itu ditolak dan Citayam Fashion Week tetap digelar di zebra cross Dukuh Atas, Komarudin berharap adanya aturan hukum yang jelas dari kegiatan tersebut. Salah satunya ia meminta dibuatkan peraturan daerah (perda) penutupan jalan di lokasi tersebut.

"Kita juga menyarankan kalau pun memang itu diizinkan ya mungkin bisa dibuatkan perda jalan itu kita tutup aja sekalian," kata.

Lebih lanjut dia mengatakan pihaknya tidak melarang tiap kegiatan kreatif anak muda. Namun, dia meminta kegiatan itu tetap mengikuti aturan yang berlaku.

"Kalau jalan itu ditutup kita sosialisasikan ke masyarakat. Tinggal nanti orang yang di sekitar situ mau nggak kalau jalan itu ditutup. Hal-hal ini yang harus diurai dikoordinasikan agar semua pihak terlayani," pungkas Komarudin.

Baca juga: Viral, Jeje Slebew hingga Kurma Tolak Foto saat Citayam Fashion Week

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini