Share

Biodatanya Diedit, Kapolda Metro Tetap Fokus Kerja

Irfan Ma'ruf, iNews · Kamis 28 Juli 2022 05:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 28 338 2637542 biodatanya-diedit-kapolda-metro-tetap-fokus-kerja-naWcUKC1pd.jpg Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran. (Foto : MNC Portal)

JAKARTA - Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran tak mempersoalkan biodatanya dalam situs Wikipedia diedit dengan ditambahkan narasi menerima suap dalam penanganan kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabrat alias Brigadir J. Brigadir J diketahui tewas ditembak di rumah Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan mengatakan, Irjen Fadil menyampaikan kalau aksi pengeditan itu tak akan mempengaruhi kerjanya sebagai Kapolda Metro Jaya. Kata Zulpan, Irjen Fadil tetap bakal fokus melayani masyarakat.

"Pak Kapolda menyampaikan, beliau tetap fokus kepada tugas utamanya sebagai pimpinan Polda dalam melayani masyarakat untuk menjaga ketertiban Ibu Kota," ujar Zulpan kepada wartawan, Rabu 27 Juli 2022.

Mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan itu menegaskan, Irjen Fadil sama sekali tidak melaporkan pengedit video. Padahal, sudah jelas ada yang mengeditnya. Adapun yang membuat laporan itu diketahui berasal dari salah satu organisasi masyarakat, bukan Irjen Fadil.

"Pak Kapolda tidak melaporkan sama sekali," katanya.

Sebagaimana diketahui, Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Fadil Imran dalam situs Wikipedia diedit dengan ditambahkan narasi menerima suap dalam penanganan kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabrat alias Brigadir J. Atas hal itu, Organisasi masyarakat (Ormas) Sahabat Polisi Indonesia membuat laporan polisi.

Sahabat Polisi Indonesia membuat laporan dugaan penyebaran berita bohong terhadap Irjen Fadil di Polda Metro Jaya. Adapun Ketua Umum Ormas Sahabat Polisi Indonesia, Fonda Tangguh menyebut yang dilaporkan adalah akun anonim yang mengedit biodata Fadil.

"Ini sangat-sangat enggak baik, enggak bagus ini, informasi liar yang akan menimbulkan opini publik yang enggak jelas," kata dia di Markas Polda Metro Jaya, Selasa 26 Juli 2022.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini