Share

Viral! Pemotor Dihentikan, Dipukul, dan Diancam Segerombolan Debt Collector di Kelapa Gading

Yohannes Tobing, Sindonews · Kamis 28 Juli 2022 16:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 28 338 2637958 viral-pemotor-dihentikan-dipukul-dan-diancam-segerombolan-debt-collector-di-kelapa-gading-nlMkk2fiJJ.jpg Anggota Mata Elang yang melakukan kekerasan terhadap seorang pengendara/ Foto: Yohannes Tobing

JAKARTA - Seorang pengendara motor diberhentikan paksa oleh segerombolan penagih utang (debt collector) atau anggota Mata Elang (Matel) di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Rabu (28/7/2022).

Aksi yang dilakukan oleh segerombolan mata elang ini pun berhasil direkam oleh korban dan viral di media sosial. Dari video tersebut, terlihat empat orang pelaku awalnya memberhentikan motor korban.

 BACA JUGA:Angkot Bermuatan Sayur Tabrak Motor Sport di Garut, 1 Meninggal 2 Luka Berat

Tak terima diberhentikan, korban pun langsung mengambil handphone-nya untuk merekam keempat mata elang tersebut. Namun, para Mata Elang tersebut tak terima direkam oleh sang pemotor.

Para penagih utang ini pun memarahi dan meminta pemotor itu untuk mematikan rekaman video dari handphone. Namun tetap korban bersikeras merekam perbuatan keempat pelaku yang terlihat kasar.

"Enggak terima gue diginiin, masalahnya apa?" kata pemotor tersebut. Para Matel menuduh korban menggunakan plat nomor motornya palsu. Bahkan salah satu pelaku terlihat sempat memukul korban.

 BACA JUGA:Viral! Pria Joget Erotis Disawer Perempuan, Polisi Turun Tangan

Dari aksi pemukulan inilah membuat handphone korban terjatuh. Saat korban mengambil handphone, salah satu pelaku meminta rekaman video untuk dimatikan bahkan mengancam akan membunuhnya.

"Ini plat lu liat plat palsu, enggak usah video. Ini motor gua bawa ke kantor polisi," ucap salah satu pelaku.

"Lu izin sama siapa lu bikin video a***ng? Lu hapus videonya kalo nggak lu gua matiin!" sambung pelaku lainnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Pengemudi motor atau korban Billy Retha (29) mengatakan bahwa awal dirinya diberhentikan dua pelaku pertama di depan Sport Mall Kelapa Gading tepatnya di Jalan Raya Kelapa Nias.

"Pas saya lagi mau ke Mal Kelapa Gading, posisi di depan Sport Mall mulai diikutin sama dua orang, pas sudah jalan melebihi Sport Mall, saya disuruh berhenti sama mereka," kata Billy, Dikediamannya Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (28/7/2022)

Menurut Billy, dirinya sengaja mengambil resiko tidak mau berhenti di tempat tersebut. Bahkan sengaja mencari tempat yamg ramai seperti di tempat pangkalan ojek online.

 BACA JUGA:Viral Video Pulau Begansar di Kapuas Hulu, Bisa Bergerak di Jam Tertentu

Saat dirinya sudah diberhentikan, tiba-tiba dua pelaku lain datang dari belakang dan menuduh dirinya membawa motor dengan plat nomor palsu dan meminta STNK motor yang digunakan.

"Muncul dari belakang dua orang lagi, yang bikin ribut adalah dua orang yang baru datang ini, jadi pada saat saya videoin mereka enggak terima, padahal saya di situ terima aja mereka ngecek motor saya," ucapnya.

 BACA JUGA:Ramai Isu LGBT di Citayam Fashion Week, Wagub DKI Minta Dinsos Berikan Pendampingan

Menurut Billy, pelaku yang tak terima divideokan tiba-tiba mulai melakukan kekerasan. Seperti memukul handphone hingga terjatuh ke jalanan dan pelaku lain memukul rahang bahkan mengancam dirinya.

"Nah, setelah pecah tuh saya ambil handphone-nya, saya balik lagi rekam, di situ lalu terjadi pukulan pertama di rahang. Ancaman juga ada, dia bilang kalo video itu nggak dihapus, saya mati. Makanya handphone saya mau dirampas," ucapnya.

Melihat adanya aksi kekerasan tersebut, warga dan ojol setempat langsung membantu. Sementara pada mata elang alias pelaku kabur dari lokasi. Billy pun sudah dihubungi pihak kepolisian atas kejadian tersebut.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini