Share

Meresahkan, Polisi Sisir Kelompok Debt Collector di Wilayah Kelapa Gading

Yohannes Tobing, Sindonews · Kamis 28 Juli 2022 19:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 28 338 2638082 meresahkan-polisi-sisir-kelompok-debt-collector-di-wilayah-kelapa-gading-EhmG0fvbub.jpg Polisi melakukan penyisiran terhadap kelompok Mata Elang di Kelapa Gading/ Foto: Yohannes Tobing

JAKARTA - Setelah aksi segerombolan debt collector atau kelompok Mata Elang yang menghentikan paksa dan menganiaya seorang pengendara motor di Kelapa Gading viral di media sosial. Jajaran Polsek Kelapa Gading melakukan penyisiran Kelompok Mata Elang.

Kapolsek Kelapa Gading Kompol Vokky Sagala mengatakan, setelah adanya laporan masyarakat yang resah dengan keberadaan Mata Elang atau kelompok penagih utang di jalan raya, pihaknya langsung melakukan tindakan.

 BACA JUGA:Presiden Jokowi Disambut Presiden Yoon Suk-yeol di Kantor Kepresidenan Yongsan

"Kegiatan sweeping atau menyapu bersih perihal adanya laporan dari masyarakat terkait ketidaknyamanan dengan adanya Mata Elang di wilayah Kelapa Gading," Kata Vokky di Mapolsek, Kamis (28/7/2022).

Saat dilakukan penyisiran atau patroli skala besar di sejumlah lokasi yang sering dijumpai mata elang. Vokky mengatakan pihaknya menemukan satu orang mata elang yang sedang mengawasi dari salah satu halte.

 BACA JUGA: Terungkap! Hasil Autopsi Kopda Muslimin Meninggal karena Racun, Tak Ada Kekerasan Fisik

"Saat menyisir wilayah, kebetulan kami dapat satu (mata elang) di Jalan Yos Sudarso. Yang bersangkutan sedang memantau nomor (kendaraan) yang mungkin menurut data mereka melakukan penunggakan angsuran," Ungkapnya.

Vokky menegaskan, keberadaan mata elang saat ini sudah tidak diperbolehkan (beroperasi) lagi. Hal ini dikarenakan ada proses dalam melakukan penyitaan atau penarikan. Masyarakat diminta juga untuk berani dan mau melapor ke Polisi.

"Ada aturan yang harus ditaati. Apabila ketemu dengan mata elang, silakan dilayani dengan baik dan tenang, tidak usah takut, lakukan adu argumen apabila tidak bersalah silahkan ke kantor polisi untuk kami fasilitasi," Tuturnya.

Adapun terkait satu orang mata elang yang diamankan tersebut, Polisi akan mendata lebih lanjut. Apakah tindakan yang dilakukan oknum yang bersangkutan melanggar hukum atau tidak.

"Kami nanti akan data, apabila nanti tidak ditemukan perbuatan yang tidak melanggar pidana nanti akan kita pulangkan. Nanti kita data dan beri himbauan untuk tidak akan melakukan kegiatan di kelapa gading," Pungkasnya.

Berita sebelumnya, Seorang pengendara motor diberhentikan paksa oleh segerombolan mata elang (debt collector) atau penagih hutang di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Rabu (28/7/2022) kemarin.

Aksi yang dilakukan oleh segerombolan mata elang inipun berhasil di rekam oleh korban dan viral di media sosial. Dari video tersebut, terlihat empat orang pelaku awalnya memberhentikan motor korban.

Follow Berita Okezone di Google News

Tak terima diberhentikan, korbanpun langsung mengambil handphone-nya untuk merekam keempat mata elang tersebut. Namun, para mata elang tersebut tak terima direkam oleh sang pemotor.

Para mata elang pun memarahi dan meminta pemotor itu untuk mematikan rekaman video dari handphone. Namun tetap korban bersikeras merekam perbuatan keempat pelaku yang terlihat kasar.

 BACA JUGA:Cara Tekan Biaya Logistik Indonesia Timur, Pelabuhan Ambon Dimaksimalkan

"Nggak terima gua diginiin, masalahnya apa?," kata pemotor tersebut. Para Matel menuduh korban menggunakan plat nomor motornya palsu. Bahkan salah satu pelaku terlihat sempat memukul korban.

Dari aksi pemukulan inilah membuat handphone korban terjatuh. Saat korban mengambil handphone, salah satu pelaku meminta rekaman video untuk dimatikan bahkan mengancam akan membunuhnya.

 BACA JUGA:Ditabrak Truk, Orang Tua Bella Shofie Selamat dari Kecelakaan

"Ini plat lu liat plat palsu, nggak usah video. Ini motor gua bawa ke kantor polisi," ucap salah satu pelaku.

"Lu izin sama siapa lu bikin video a***ng? Lu hapus videonya kalo nggak lu gua matiin!," sambung pelaku lainnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini