Share

Pemprov DKI Targetkan Booster Dosis Kedua untuk 700 Nakes Rampung Bulan Ini

Bachtiar Rojab, MNC Media · Rabu 03 Agustus 2022 10:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 03 338 2641103 pemprov-dki-targetkan-booster-dosis-kedua-untuk-700-nakes-rampung-bulan-ini-Fp1q9pzWma.jpg Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti. (Foto : MNC Portal/Bachtiar Rojab)

JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta terus menekan angka penyebaran virus corona (Covid-19). Salah satunya dengan menggencarkan pemberian vaksin keempat bagi tenaga kesehatan.

Kepala Dinkes DKI Jakarta, Widyastuti mengatakan, pihaknya telah menargetkan pelaksanaan booster kedua itu rampung pada bulan Agustus ini.

โ€œ(Booster dosis 2) sekitar 700 ribu (nakes), kami harapkan selesai dalam bulan ini (Agustus 2022),โ€ ujar Widyastuti di Rumah Sehat untuk Jakarta, RSUD Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (3/8/2022).

Widyastuti menuturkan, seluruh fasilitas kesehatan di Jakarta kini sudah memiliki vaksin untuk booster dosis kedua.

โ€œKami siap untuk memberikan vaksinasi booster apakah itu pelengkap booster yang (dosis) pertama atau tadi perlindungan bagi nakes (booster dosis kedua),โ€ tuturnya.

Namun, ia menjelaskan, pemberian vaksin booster dosis kedua ini diprioritaskan untuk tenaga kesehatan dan penunjang kesehatan, bukan untuk masyarakat umum. Namun, ia tidak menutup kemungkinan cakupan pemberiannya akan diperluas jika target telah terpenuhi.

โ€œKita tentunya kecukupan vaksinnya bergantung dari stok yang ada dari Kemenkes. Kami menunggu distribusi dari Kemenkes dan kebijakan Kementerian Kesehatan,โ€ katanya.

Pemberian vaksinasi booster dosis kedua bagi nakes di Jakarta sudah mulai dilakukan sejak Jumat (29/7/2022). Pemberian booster ini ditujukan bagi nakes yang sudah melewati masa interval 6 bulan sejak booster dosis pertama.

Adapun untuk masyarakat umum dianjurkan untuk memenuhi kewajiban booster dosis pertama. Sebab hingga saat ini angka vaksinasi booster di Jakarta masih rendah.

โ€œSaat ini di DKI Jakarta untuk mengejar booster pertama atau suntikan ketiga, karena Jakarta masih di angka 54,5 persen. Jadi artinya masih jauh dari yang kita inginkan,โ€ tuturnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini