Share

Perbaikan Jembatan Cisadane Tangerang, Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan di Jalan Merdeka

Isty Maulidya, Okezone · Rabu 03 Agustus 2022 11:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 03 338 2641146 perbaikan-jembatan-cisadane-tangerang-rekayasa-lalu-lintas-diterapkan-di-jalan-merdeka-NOHEnN5F1A.jpg Lantaran ada perbaikan Jembatan Cisadane Tangerang, rekayasa lalu lintas diterapkan di Jalan Merdeka. (MNC Portal/Isty Maulidya)

TANGERANG - Pengerjaan penggantian infrastruktur Jembatan Cisadane A di Jalan Merdeka, Kota Tangerang, akan berlangsung selama setahun ke depan. Hal ini membuat Dinas Perhubungan setempat memberlakukan rekayasa lalu lintas (lalin) untuk mendukung pengerjaan tersebut.

“Proses pengerjaannya diestimasikan selama setahun empat bulan. Maka kami terapkan rekayasa lalinnya,” kata Kasie Pengendalian dan Penertiban Angkutan Jalan Dishub Kota Tangerang, Yuniar Mario Kempes, Rabu (3/8/2022).

Selama rekayasa lalu lintas berlaku, pengendara dari Jalan Kali Pasir tidak bisa langsung belok kiri untuk ke arah Cimone. Pengendara harus belok kanan dan berputar di u-turn pos polisi untuk selanjutnya mengambil sisi kiri jembatan.

“Kendaraan yang melintas akan diarahkan ke jembatan sebelahnya atau Jembatan Cisadane B dengan putar balik di pos polisi,” tuturnya.

Sementara untuk kendaraan yang akan menuju Jakarta dari arah Kalo Pasir juga berputar di u-turn pos polisi, mengambil sisi kanan jembatan menuju Jalan Otista.

Kemudian, kendaraan dari Jalan Letda Dadang Suprapto tidak boleh belok kiri ke arah Robinson diarahkan lurus ke lingkar Gerendeng.

“Traffic light tetap digunakan untuk lurus dari Jalan Merdeka maupun belok kanan dari Jalan Imam Bonjol,” ujarnya.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Pengerjaan pengantian infrastruktur ini sudah dimulai sejak 20 Juli 2022 lalu dan dilakukan pihak Kementerian PUPR. Untuk menghindari kemacetan akibat pekerjaan ini, Dishub Kota Tangerang akan berjaga di sekitar pengalihan arus lalulintas selama 24 jam untuk membantu arus lalin di lokasi tersebut.

“Personel kita back up selama 24 jam. Jadi, kemarin sedang sosialisasi dulu selama seminggu sampai rambu-rambu rekayasa lalinnya terpasang,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, pergantian jembatan ini merupakan program dari Kementerian PUPR yang akan mengganti dan atau menduplikasi sebanyak 37 Jembatan Callender Hamilton (CH) di Pulau Jawa termasuk di Kota Tangerang yang rata-rata berusia 40 tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini