Share

MNC Gelar Pemeriksaan Mata dan Pembagian Kacamata Gratis Bersama Essilor dan Universitas Terbuka di Kemang Bogor

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Rabu 03 Agustus 2022 14:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 03 338 2641279 mnc-gelar-pemeriksaan-mata-dan-pembagian-kacamata-gratis-bersama-essilor-dan-universitas-terbuka-di-kemang-bogor-ErFyYBshe7.JPG Pemeriksaan Mata gratis di kemang Bogor (Foto: MNC Peduli)

BOGOR - Dalam memperingati Hari Anak Nasional (HAN), MNC Peduli melalui MNC Media dan Essilor serta Universitas Terbuka, kembali mengadakan Pemeriksaan Mata dan Pembagian Kacamata Gratis. Kali ini, kegiatan berlangsung di SDN 03 Tegal, Desa Tegal, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.

Di SDN ini, sekitar 300 anak-anak dari 6 sekolah dasar dari keluarga pra-sejahtera mengikuti kegiatan Pemeriksaan Mata dan Pembagian Kacamata Gratis dengan tertib. Anak-anak ini mengikuti rangkaian pemeriksaan mata yang dilakukan tim Essilor.

Jika terdeteksi mengalami gangguan penglihatan, anak-anak ini langsung dibuatkan kacamata saat itu juga berdasarkan hasil pemeriksaan sebelumnya.

HRD Manager Essilor Indonesia Kristina Rany Novita mengatakan pihaknya sudah bekerjasama dengan MNC Peduli melalui MNC Media sejak tahu 2016. Dimana, Essilor mendungkung program pemeriksaan mata terutama bagi anak-anak usia dini.

"Ini salah satu progran bagi Essilor juga dan bagian dari CSR Esilor mendukung program pemrintah untuk membuat anak Indonesia mata yang lebih sehat. Sehingga dalam pembelajaran mereka menjadi lebih baik dan MNC Media kita bisa langsng berhubungan degan sekolah-sekokah dengan demikian kita bisa mensupport juga program yang MNC lakukan," kata Kristina di lokasi, Rabu (3/8/2022).

Dari hasil pemeriksaan sementara ini, terlihat memang terdapat bebeberapa anak yang membutuhkan alat bantu kacamata. Ada berbagai faktor yang mempengaruhi seperti pola pembelajaran dan terlalu lama menggunakan handphone.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

"Bisa disebabkan dari pola pembelajaran, banyaknya interaksi denga gadget karena kita juga berbicara dengan orang tua dan segala macam. Jadi anak-anak yang punya kecenderungan memakai kacamata yang banyak interaksi dengan gadget dan biasanya punya masalah kita melihat ke depan dalam pembelajaran. Kadang anak tidak bisa melihat dengan jelas sehingga dia punya prestasi menjadi menurun. Tapi banyaknya masih tahap awal," ungkapnya.

Sementara itu, Head Corsec 3TV-RCTI+ Tony Andrianto berharap agar kerjasama yang telah dijalin ini bisa terus berlangsung dan memberikan manfaat terhadap generasi penerus bangsa Indonesia.

"Kerjasama dengan Essilor sudah berlangsung sejak tahun 2016 dan sush lebih dari 7 ribu anak menerima manfaat dari kegiatan pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis sepertinini. Semoga kerjasama ini akan terus berlangsung," tutut Tony.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini