Share

Anies: Jangan Sampai Anak Berinteraksi dengan Lingkungan Tanpa Terlindungi Imunisasi

Bachtiar Rojab, MNC Media · Rabu 03 Agustus 2022 14:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 03 338 2641288 anies-jangan-sampai-anak-berinteraksi-dengan-lingkungan-tanpa-terlindungi-imunisasi-FZwtzdg7Vj.jpg Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (Foto: Pemprov DKI Jakarta)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terus mendorong para orang tua khususnya di Jakarta, agar bertanggung jawab dalam imunisasi anak-anaknya. Hal itu, sesuai dengan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) yang berlangsung pada bulan Agustus 2022.

Anies mengatakan, Imunisasi sangat penting untuk melindungi tumbuh kembang anak. Sehingga, lanjut Anies, orang tua memiliki tanggung jawab tersendiri dalam mendorong buah hatinya melakukan imunisasi.

“Kami mengajak seluruh orang tua untuk ambil tanggung jawab lindungi anak-anak. Bagi orang tua penting untuk melindungi anak-anak yang kita cintai. Jangan biarkan anak-anak berinteraksi dengan lingkungan tanpa terlindungi imunisasi,” ujar Anies di RSUD Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (3/8/2022).

Lebih lanjut, Anies menuturkan, sikap tanggung jawab dan kepedulian tersebut semestinya tidak hanya berlaku bagi anak sendiri. Namun, kata Anies, perlu adanya kepedulian bagi anak-anak yang kerap dijumpai baik di lingkungan masyarakat maupun lingkungan keluarga.

“Seluruh anak-anak, bukan hanya anak-anak kita tetapi keponakan dan lainnya. Tanyakan sudahkah mengambil kesempatan (melengkapi status imunisasi), kalau belum ajak untuk mereka imunisasi, tambahan campak rubela," ungkapnya.

"Kami sering mengimbau ketika kita melihat ada anak-anak, pandanglah mereka sebagai anak kita,” lanjutnya," sambung Anies menambahkan.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah mengejar target imunisasi anak usia 9-59 bulan sebanyak 715.782 anak selama Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) yang berlangsung selama Agustus, 2022. Langkah tersebut ditargetkan agar ketahanan tubuh para anak di DKI Jakarta meningkat dan terhindar dari penyakit.

"Sasarannya adalah balita 9 bulan sampai 59 bulan dengan sasaran balita 715.782 anak," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti dalam paparnya di depan gedung RSUD Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (3/8/2022).

Widyastuti menjelaskan, target tersebut sengaja dikejar guna memastikan seluruh anak di DKI mendapatkan imunisasi sehingga ketahanan tubuh pun meningkat. Terutama untuk mengantisipasi penyakit Rubella.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini