Share

Founder Sekolah Alam Prasasti di Bekasi Apresiasi Kebaikan MNC Peduli

Ade Suhardi, MNC Portal · Kamis 04 Agustus 2022 15:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 04 338 2642062 founder-sekolah-alam-prasasti-di-bekasi-apresiasi-kebaikan-mnc-peduli-gUe8Ap8Zba.JPG MNC Peduli berikan bantuan untuk Sekolah Alam Prasasti Bekasi (Foto: MPI)

BEKASI - Sekolah Alam Prasasti yang berada di Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, mengapresiasi kedatangan MNC Peduli melalui program #GenerasiCerdasAnakBangsa dengan memberdayakan potensi anak dan mengasah kemampuan berpikir anak melalui aktivitas berbasis kreativitas.

Sekolah Alam Prestasi sendiri berdiri tahun 2017, terdiri dari Siswa Siswi dari tingkatan TK, SD, Bahkan SMP dan SMA, berawal dari sebuah keprihatinan akan pendidikan konvensional yang tidak mengakomodasi yang berada di bawah kemiskinan, menjadi sebuah konsep metode untuk anak-anak yang kurang mampu.

"Jadi kita menjadi sebuah konsep metode untuk mereka yang kurang mampu gitu, jadi yang murah tapi berkualitas dan inilah ketemu dengan konsep temen sekolah alam, karena kita menganut prinsip pada setiap pembelajaran itu adalah bagaimana proses transformasi ilmu dari guru ke murid,"kata, Komarudin Ibnum Mikam Founder Sekolah Alam prasasti, saat di wawancara. Kamis (04/08/2022).

Menurutnya, belajar adalah ketika ada guru ada murid ada ilmunya diajarkan, kemudian pelajar tidak perlu buku-buku LKS dan sebagainya, konsep yang diterapkan adalah alam terbuka yang dimaksud konsep Alam Prestasi. Mesti kemudian, harus punya gedung, bangku dan punya meja atau sebagainya.

"Kita gak perlu yang mahal-mahal Kitakan ada di alam kita bisa belajar dari sungai kepada rumput kita belajar dari laut langit dari bumi dan sebagainya, nah konsep itulah yang kita terapkan di sini menjadi sekolah alam prasasti,"kata Komarudin.

Komarudin mengatakan, sistem menginduk dengan sekolah yang sudah mapan, jadi untuk ijazahnya juga menginduk, sehingga anak-anak untuk belajar sekolah alam, tetapi untuk Ijazah tetap Negeri.

"Iya, banyak orang perantauan juga banyak juga yang tidak sekolah juga, Disni juga banyak yang gak mampu, orang yang gak ada kesempatan buat belajar disini bisa belajar gratis,"bebernya.

Komarudin menambahkan, untuk guru yang mengajar meraka yang mengabdi untuk kemanusiaan dengan konsep para relawan yang pendidikan mereka yang tidak dibayar secara tradisional, tetapi sekedar honor, bensin dan transportasi yang di lakukan.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

"Misalnya kayak guru seni kita itu di sarjana dari jogja, dan dia mengabdi Disni disini juga guru tari yang ajar dia pada tarumajaya datang disini hanya untuk ini, begitu banyak guru-guru pakar yang bantu untuk mengajar di sini, menjadi pengabdi untuk kemanusiaan pengabdi untuk semesta pengabdi untuk keadilan,"tambahnya.

Disamping itu, Komarudin mengapresiasi kepada MNC peduli melalui program #GenerasiCerdasAnakBangsa, yang telah berkunjung menyalurkan berupa alat tulis, baju dan sebagainya, dan juga berikan edukasi kepada siswa-siswinya.

"Alhamdulillah kami merasa tersanjung dan mengapresiasi apa yang disampaikan oleh MNC peduli dan kita berharap terus kita bersinergi secara fundamental itu dan berkelanjutan sehingga kita bisa membangun peradaban yang lebih baik itu dengan bersama-sama,"tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini