Share

Pantau Pelecehan Seksual, Transjakarta Upgrade CCTV Gunakan Sistem Pengenalan Wajah

Bachtiar Rojab, MNC Media · Jum'at 05 Agustus 2022 16:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 05 338 2642768 pantau-pelecehan-seksual-transjakarta-upgrade-cctv-gunakan-sistem-pengenalan-wajah-As6Z15pqW4.jpg Ilustrasi/ Foto: Okezone

JAKARTA - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) terus memperbaharui layanan teknologi CCTV sebagai bentuk konsistensi melawan kasus pelecehan seksual yang kerap terjadi di transportasi umum. Salah satunya, dengan menggunakan face recognition atau sistem pengenalan wajah.

Direktur Utama PT Transjakarta Yoga Adiwinarto mengatakan, jumlah CCTV yang dimiliki Transjakarta sudah terbilang mumpuni. Namun, dari segi teknologi mayoritas belum mampu mengidentifikasi secara jelas pelaku pelecehan seksual di dalam bus.

 BACA JUGA:Pak Raden dan Temannya Jadi Pengedar 6 Kg Ganja di Bali

"Kami sedang meng-upgrade beberapa CCTV kami terutama yang di halte untuk bisa ada namanya face recognition-nya," ujar Yoga di Halte Harmoni, Jakarta Pusat, Jumat (5/8/2022).

Lebih lanjut, Yoga menuturkan, dengan adanya Face Recognition tersebut, akan memudahkan pihaknya untuk mengendus dan mengidentifikasi para pelaku pelecahan seksual yang masih berkeliaran.

"Halte-halte kami dan juga di bus itu sudah tidak ada lagi blindspot yang di mana semua area itu pasti ketahuan dari CCTV-nya, tapi pasti lebih ke arah upgrade teknologinya sehingga kita bisa langsung mengidentifikasi. Itu yang sedang kita tingkatkan," ungkapnya.

 BACA JUGA:Jadi Pengedar Ganja 6 Kg di Bali, Pak Raden dan Temannya Diciduk

Termasuk, lanjut Yoga, para pelaku yang berkeliaran dengan menggunakan masker. "Jadi sekarang itu teknologi sudah sangat canggih. Orang pakai masker yang penting facial featurenya itu nanti bisa kelihatan," lanjutnya.

"Tapi memang ini bertahap. Jadi beberapa halte sudah mulai ada," sambungnya.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Diketahui, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) tengah menggelar kampanye bertajuk "Stop Pelecehan Seksual" dalam rangka mencegah kasus pelecehan seksual yang kerap terjadi di layanan tranportasi Umum. Salah satunya, dengan mengajak korban untuk berani melapor bilamana terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

 BACA JUGA:Gempa M5,1 Guncang Sumur Pandeglang

Direktur Operasi dan Keselamatan PT Transportasi Jakarta Yoga Adiwinarto meminta, baik korban maupun saksi, harus berani melaporkan kepada petugas jika mendapati adanya tindakan pelecehan seksual.

"Kita harus sama-sama untuk saling mengawasi pelanggan lainnya dan kita juga harus berani speak up ketika ada pelanggan lain yang mungkin dilecehkan, kita harus berani untuk membantu dan seandainya kita jadi korban harus beranikan diri untuk melapor," ujar Yoga di Halte Busway Harmoni, Jakarta Pusat, Jumat (5/8/2022).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini