Share

Waspada! Modus Penipuan Mengaku WN Brunei dan Minta Bantu Beli HP

Rizky Syahrial, MNC Media · Sabtu 06 Agustus 2022 02:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 06 338 2642972 waspada-modus-penipuan-mengaku-wn-brunei-dan-minta-bantu-beli-hp-kzZrf8c6jg.jpg Ilustrasi. (Foto: Antara)

JAKARTA - Polres Metro Jakarta Pusat berhasil menangkap tiga pelaku penipuan bermodus penukaran kartu ATM di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin mengatakan, ketiga pelaku AS, ILB, dan AH memiliki peran masing-masing untuk menipu korban dengan membeli sebuah handphone di pusat perbelanjaan.

"Tersangka mengiming-imingi korban yang baru dikenal, mengajak untuk membeli handphone di Roxy dengan jumlah yang banyak," ujarnya kepada wartawan, Jumat (5/8/2022).

Ia menambahkan, pelaku AS mengaku sebagai WNA berkebangsaan Brunei dan meminta korban untuk menunjukkan tempat perbelanjaan yang baru saja ditemui.

"AS, mengaku sebagai orang Brunei yang datang ke Jakarta untuk minta ditunjukan tempat penjualan handphone terbesar, posisi letak Roxy di mana tempatnya korban yang baru saja ditemui di jalan," tuturnya.

 Baca juga: Pura-Pura Jadi Tukang Servis Wifi, Pria Ini Curi Motor Korban

"Tersangka mengaku minta dibantu untuk pembelian sejumlah handphone, mengingat tersangka hanya menggunakan uang Ringgit, dari sana (pelaku mengajak korban) mampir ke ATM untuk menunjukan saldo," tambah Komarudin.

Setelah korban melihat saldo palsu tersangka yang besar, ia menuturkan korban pun mengajak pelaku ke pusat perbelanjaan.

"Karena korban meyakini tersangka memiliki saldo yang cukup, maka mereka sepakat menuju Roxy membeli handphone, di tengah jalan pelaku AS menukarkan ATM yang dimiliki korban dengan ATM yang sama," papar Komarudin.

Komarudin menambahkan, sesampainya di pusat perbelanjaan, tersangka pun berpencar untuk melakukan transfer kepada AH menggunakan ATM milik korban yang sengaja ditukar.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

"Sampai di Roxy mereka berpencar, dan langsung transfer isi ATM korban, transfer pun diterima oleh AH yg bertugas menerima hasil kejahatan," imbuh Komarudin.

Dari perlakuan ketiga tersangka ini, mereka dijerat Pasal 378 KUHP dengan ancaman paling lama empat tahun penjara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini