Share

Polisi Buru DPO Pelaku Perzinahan di Jaksel

Ari Sandita Murti, Sindonews · Rabu 10 Agustus 2022 11:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 10 338 2645206 polisi-buru-dpo-pelaku-perzinahan-di-jaksel-t1LotAsGTC.jpg Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Polisi menerbitkan status daftar pencarian orang (DPO) pada seorang ibu rumah tangga bernama Martiani S (23) lantaran melakukan kasus dugaan perzinahan di sebuah hotel kawasan Jakarta Selatan. Saat ini, ibu rumah tangga itu tengah dicari keberadaannya oleh polisi.

"Tindak pidana perzinahan sebagaimana dimaksud pada Pasal 284 KUHP. Perzinahan di hotel wilayah Jakarta Selatan dengan korban RF yang dilakukan oleh saudari MH dan saudara DP," ujar Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Meto Jakarta Selatan, AKP Mariana pada wartawan, Rabu (10/8/2022).

BACA JUGA:Catat! RUU KUHP Terbaru: Perzinahan Dihukum 1 Tahun Penjara, Kumpul Kebo 6 Bulan 

Menurutnya, Martiani telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus perzinahan bersama dengan DP. Korban dalam kasus ini seorang pria berinisial RF, yang mana RF merupakan suami dari Martiani.

Dia menerangkan, Martiani diduga berselingkuh hingga melakukan perzinahan dengan pria berinisial DP. Kasus itu sendiri telah dilimpahkan ke Kejari Jakarta Selatan dan telah dinyatakan lengkap, hanya saja RF tak diketahui keberadaannya sehingga tak bisa diserahkan ke Kejari Jaksel.

"Sudah dilakukan pemanggilan sebanyak 2 kali untuk dihadapkan ke kejaksaan dan tidak hadir tanpa memberikan alasan. Sudah dilakukan pencarian ke tempat tinggal MH juga tapi MH tidak ada," tuturnya.

 BACA JUGA:Pelaku Kasus Perzinahan Sedarah hingga Melahirkan Terancam 100 Kali Cambuk

Maka itu, tambah Mariana, polisi menerbitkan status DPO pada pelaku sebagai salah satu upaya dalam mencari keberadaan pelaku. Diharapkan, masyarakat yang melihat pelaku bisa segera melaporkannya ke polisi.

Dalam foto DPO yang diterbitkan polisi, Martiani memiliki ciri-ciri berkulit putih, bentuk wajah oval, dan bertubuh kurus. Wanita kelahiran 26 April 1999 itu disebutkan berprofesi sebagai ibu rumah tangga.

(Ari)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini