Share

Viral! Kepala Desa Hamburkan Uang, Asyik Nyawer Biduan di Panggung

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Kamis 11 Agustus 2022 02:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 11 338 2645688 viral-kepala-desa-hamburkan-uang-asyik-nyawer-biduan-di-panggung-o58GcndnV0.jpg Ilustrasi/ Doc: Tangkapan layar

BOGOR - Beredar video viral di media sosial Instagram seorang kepala desa di Kabupaten Bogor asik nyawer di atas panggung. Kepala desa itu menyawer dengan penyanyi wanita yang sedang pentas di pesta hajat.

Video itu salah satunya diunggah akun Instagram @warungjurnalis. Terlihat gemerlap panggung di malam hari sambil diiringi alunan musik dangdut.

 BACA JUGA:Ingat! Puncak Supermoon Terakhir di 2022 akan Terjadi Jumat Besok

Nampak pria bertubuh gempal asik berjoget bersama beberapa penyanyi wanita. Disela-sela berjoged, pria yang merupukan kepala desa itu pum beberapa kali melempar lembaran uang di atas panggung.

"Viral di media sosial, video Kades di Bogor sawer uang sambil berjoget di depan para pedangdut wanita," tulis akun @warungjurnalis yang dikutip MNC Portal Indonesia, Rabu (10/8/2022).

 BACA JUGA:Hingga Jelang Magrib, Massa Buruh Masih Bertahan di Depan Gedung DPR

Sekertaris Kecamatan Sukajaya, Tirta Juwarta membenarkan bahwa pria dalam video merupakan kepala desa di wilayahnya. Aksi itu diketahui terjadi saat pesta hajat warga pada Sabtu 6 Agustus 2022.

"Benar (kepala desa), lagi di hajatan malam Minggu kemarin," kata Tirta dikonfirmasi MNC Portal Indonesia.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Menurutnya, dalam aturan tidak ada yang dilanggar oleh kepala desa berinisial AH itu. Hanya saja, sebagai kepala desa aksinya dinilai kurang pantas.

"Kalau aturan menurut saya tidak ada yang dilanggar ya, itu dilakukan di luar jam kerja juga. Cuma saya menyangkan ya ini persoalan tidak etis saja dengan statusnya yang kepala desa," ungkapnya.

 BACA JUGA:6 Potret Kecantikan Anna Maria Istri Petinju Chris John yang Jarang Tersorot, Nomor 1 Bikin Iri Pasangan Lain!

Karena, uang yang dibuat untuk menyawer itu seyogyanya masih bisa digunakan untuk membantu warganya jika ada yang masih kesulitan. Dengan adanya kejadian ini, bisa merugikan sang kepala desa karena dinilai kurang baik di mata warganya.

"Yang jelas sanksi sosial juga sudah kena. Dengan adanya kejadian ini pasti akan pengaruh juga kepercayaan atau suara dari warganya," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini