Share

Tarif Integrasi, Naik Transjakarta-MRT-LRT Rp10 Ribu Mulai Hari Ini

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Kamis 11 Agustus 2022 15:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 11 338 2646082 tarif-integrasi-naik-transjakarta-mrt-lrt-rp10-ribu-mulai-hari-ini-MpEML01HbI.jpg Bus Transjakarta (Foto: Okezone)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 733 Tahun 2022 tentang besaran paket tarif layanan angkutan umum massal.

Diketahui tarif integrasi tiga moda transportasi mulai Transjakarta, MRT, dan LRT bakal dikenakan Rp10 ribu. Adapun penerapan paket tarif integrasi tersebut mulai berlaku hari ini.

"Mulai hari ini sudah bisa menikmati tarif integrasi pada moda MRT Jakarta, LRT Jakarta, serta Transjakarta HANYA melalui aplikasi JakLingko," tulis laman Instagram @jaklingkoindonesia dikutip, Kamis (11/8/2022).

BACA JUGA:Anies Tegaskan Tak Ada Ruang Bagi Pelaku Kekerasan dan Pelecehan Seksual di Lingkungan Pemprov DKI 

Untuk sementara paket tarif integrasi hanya berlaku di Aplikasi JakLingko. Kemudian, tarif integrasi berlaku bila pengguna menggunakan lebih dari satu moda transportasi mulai dari Transjakarta, MRT maupun LRT.

"Tarif Integrasi dapat #MenghubungkanKamuKeManaSaja dengan ongkos maksimal sebesar Rp 10,000. Tarif Integrasi ini berlaku apabila menggunakan lebih dari 1 jenis angkutan umum masal, kombinasi antara MRT Jakarta-LRT Jakarta, atau LRT Jakarta-Transjakarta, maupun kombinasi antar ketiganya," jelasnya.

BACA JUGA:Pasukan Oranye Aniaya Pacar, Anies: Pecat dan Laporkan ke Polisi! 

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 733 Tahun 2022 tentang besaran paket tarif layanan angkutan umum massal. Diketahui tarif integrasi tiga moda transportasi mulai Transjakarta, MRT, dan LRT bakal dikenakan Rp10 Ribu.

"Menetapkan Keputusan Gubernur tentang besaran tarif layanan angkutan umum massal yang diberlakukan untuk satu kali perjalanan atas penggunaan layanan TransJakarta, Moda Raya Terpadu (MRT) dan atau Lintas Raya Terpadu (LRT) dengan rincian sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Kepgub ini," tulis poin diktum Kepgub 733 yang ditandatangani Anies dilihat, Kamis (11/8/2022).

Kemudian, dalam lampiran diatur paket tarif layanan angkutan massal berlaku terhadap perjalanan menggunakan minimal 2 layanan moda transportasi di antara Transjakarta, MRT ataupun LRT.

Sedangkan paket tarif layanan angkutan umum massal adalah tarif kombinasi yang terdiri dari tarif berdasarkan jarak dan waktu yang dihitung dengan rincian sebagai berikut;

Biaya awal: Rp2.500,-

Tarif: Rp250,- per kilometer

Plafon tarif: Rp10 ribu

Selanjutnya, biaya awal sebesar Rp2.500,- akan dikenakan kepada penumpang saat memasuki halte atau stasiun maupun layanan angkutan pengumpan (feeder). Setelahnya, tarif perjalanan selanjutnya dibayar penumpang berdasarkan jarak tempuh sebesar Rp250 per kilometer.

Pemprov DKI menetapkan plafon tarif atau tarif maksimum satu kali perjalanan sebesar Rp10 ribu dengan maksimum waktu tempuh selama 180 menit atau 3 jam dengan catatan penumpang tidak keluar dari sistem angkutan umum massal sejak pertama kali meletakkan tiket elektronik di mesin tap in.

"Apabila dalam satu kali perjalanan penumpang menghabiskan waktu tempuh melebihi dari 180 menit, maka selain dari jumlah maksimum tarif sebagaimana dimaksud di atas, akan dihitung paket tarif perjalanan berikutnya," bunyi lampiran Kepgub tersebut.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini