Share

Polisi Tangkap Gerombolan Begal Karyawati di Meikarta

Ade Suhardi, MNC Portal · Sabtu 13 Agustus 2022 11:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 13 338 2647160 polisi-tangkap-gerobolan-begal-karyawati-di-meikarta-7NTrh4zUGo.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

BEKASI - Kepolisian Sektor Cikarang Timur, Polres Metro Bekasi meringkus gerombolan pelaku begal sadis yang kerap beraksi di wilayah Cikarang Kabupaten Bekasi, sebanyak empat kali.

Ternyata, salah satu dari mereka adalah pelaku begal terhadap karyawati hingga nyaris putus di tangan kanannya yang terjadi di Jalan Raya Orange Country Boulevard Meikarta, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Rabu 21 Juli 2022.

Gerombolan pelaku begal tersebut yang berjumlah empat orang ini, yakni, Cahya Sumirta (18), Andika (21), dan Fuji (18), Muhammad Iyan S. (20). Pelaku masing-masing mempunyai ciri-ciri di senjata tajamnya di bagian gagangnya berwarna hijau dan cokelat, dan tatto di tangan kirinya.

Kapolres Metro Bekasi Kombespol Gidion Arif Setyawan mengatakan, Pelaku ditangkap bersama gerombolannya yang berjumlah empat orang ini di tangkap saat melakukan aksi yang sama.

Namun aksinya gagal setelah kepergok pada saat anggota Patroli Polsek Cikarang Timur sedang melakukan patroli rutin di Jalan Raya Kobak Bitung, Serta Jaya, Cikarang Timur.

"Pada Hari Rabu, 10 Agustus 2022 pada saat anggota Patroli polsek cikarang Timur sedang melakukan patroli rutin melihat 2 (dua) unit sepeda motor honda beat tanpa Plat nomor Polisi berpapasan dengan anggota Patroli Polsek Cikarang Timur," kata Kombespol Gidion Arif Setyawan, Jumat (12/08/2022).

Gidion juga menjelaskan, anggota patroli Polsek Cikarang Timur melihat salah satu penumpang sepeda motor tersebut mengeluarkan senjata tajam jenis celurit yang diacungkan kearah kendaraan yang berpapasan.

"Melihat kejadian tersebut kemudian anggota yang sedang patroli melakukan pengejaran kemudian tepat di Gang Kobak Bitung Kelurahan Serta Jaya, Cikarang Timur, penumpang 2 unit kendaraan sepeda motor honda beat tersebut berhasil dihentikan tepat didepan warga yang sedang berkumpul di warung," ujar Kapolres.

Setelah berhasil dihentikan, keempat orang yang mengendarai dua unit sepeda motor beat di geledah petugas. Setelah dilakukan penggeledahan dari empat orang tersebut, terdapat dua orang yang kedapatan menguasai dan menyimpan senjata tajam jenis celurit.

"Yang paling baru dilakukan adalah kejadian yang di meikarta sehingga mengakibatkan seorang korban mengalami luka sobek di tangan dan waktu itu saya dengan Wakapolres. Menjenguk korban di Rumah Sakit permata keluarga," sambungnya.

"Kemudian kita lakukan penyidikan dan pengungkapan terhadap beberapa kasus sebelumnya dan peristiwa-peristiwanya modusnya sama, yaitu mereka bergerombol empat orang kemudian ada yang bertugas untuk untuk menghentikan calon korban kembali," tuturnya.

"Karena itu proses penyidikannya seperti komitmen kita kita akan jadikan setiap LP menjadi proses peradilannya jadi ngga ada hukuman kolektif supaya tidak punya kesempatan untuk melakukan perbuatannya lagi terhadap TKP TKP, dan akan melakukan penyelidikan Polsek maupun Polres," imbuhnya.

Adapun barang bukti yang diamankan petugas polisi, yaitu dua bilah jenis celurit untuk melakukan aksinya, dan empat empat sepeda motor metik merk Honda Beat.

Dengan Kekerasan dan atau memiliki, menyimpan dan menguasai senjata tajam atau kekerasan terhadap orang dan atau barang sebagai mana diatur dalam pasal Undang – undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Subs Pasal 365 ayat (1), (2) ke 2e Junto pasal 55 KUHPidana Subs Pasal 170 ayat (1), (2) ke 2e KUHPidana.

"Kemudian ancaman hukumannya adalah 12 tahun penjara," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini