Share

Klaim Tak Ancam Pegawai Alfamart Pakai UU ITE, Pengacara Pencuri Cokelat Ngaku Ingin Menasehati

Isty Maulidya, Okezone · Senin 15 Agustus 2022 10:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 15 338 2647893 klaim-tak-ancam-pegawai-alfamart-pakai-uu-ite-pengacara-pencuri-coklat-ngaku-ingin-menasehati-5KQxu9byna.jpg Pegawai Alfamart meminta maaf usai diduga diancam UU ITE (Foto: tangkapan layar)

TANGERANG - Beredar luasnya video seorang perempuan yang diduga mencuri cokelat dari sebuah minimarket berbuntut panjang. Usai video tersebut beredar, video permintaan maaf dari karyawan minimarket itu pun ikut menyebar.

Diduga karyawan tersebut diancam dengan UU ITE oleh perempuan yang diketahui bernama Mariana itu.

Pengacara Mariana, Haji Amir mengungkapkan bahwa sebetulnya video tersebut dibuat hanya untuk disebarkan dalam grup internal karyawan Alfamart. Amir juga mengaku bahwa tak ada satu pun kalimat ancaman yang keluar, dia hanya meminta pada karyawan Alfamart untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.

"Saya kebetulan dengan Ibu Mariana adalah teman baik, jadi saya ke sana hanya untuk meminta video yang beredar itu dihapus. Tidak ada kalimat ancaman UU ITE, hanya menasihati untuk lebih bijak bermain sosial media," ujar Amir saat dihubungi pada Senin (15/8/2022).

Amir melanjutkan bahwa kasus tersebut seharusnya sudah selesai karena Mariana sudah membayar cokelat yang diambil dengan harga tiga kali lipat. Namun yang disayangkan oleh Mariana adalah mengapa videonya itu viral usai dirinya menyelesaikan masalah tersebut.

Baca juga: Pegawai Diancam UU ITE oleh Konsumen Kedapatan Curi Cokelat, Ini Reaksi Alfamart

"Ibu itu setelah disuruh bayar cokelatnya, langsung bayar tiga kali lipat. Setelah pulang ke rumah, kok lihat video itu viral padahal kan sudah diselesaikan," lanjut Amir.

Baca juga: Daerah Ini Sama Sekali Tak Ada Indomaret dan Alfamart, Jangan Kaget!

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Sementara itu, Nur Rachman, Corporate Communication GM Alfamart mengatakan bahwa memang benar karyawannya melihat seorang konsumen yang mengambil barang tanpa membayar. Peristiwa itu terjadi di Alfamart Sampora, Kecamatan Cisauk, Tangerang Selatan pada Sabtu, 13 Agustus 2022 lalu.

"Karyawan kami menyaksikan kejadian konsumen yang telah mengambil barang tanpa membayar. Setelah dimintai pertanggungjawaban, konsumen baru membayar produk coklat yang diambilnya. Dari investigasi karyawan pun menemukan produk lain yang di ambil selain coklat," ujar Nur dalam keterangan tertulis.

Nur melanjutkan bahwa Alfamart sangat menyayangkan adanya tindakan lanjutan sepihak dari konsumen dengan membawa pengacara yang membuat karyawan Alfamart tertekan.

Alfamart sedang melakukan investigasi internal lebih lanjut dan apabila diperlukan Alfamart akan mengambil langkah hukum selanjutnya.

Baca juga: Kok Kasir Alfamart dan Indomaret Selalu Berdiri saat Layani Pembeli? Berikut Jawabannya

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini