Share

Wanita Bermercy yang Curi Cokelat di Alfamart Mengaku Lupa Bayar di Kasir

Isty Maulidya, Okezone · Senin 15 Agustus 2022 13:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 15 338 2648084 wanita-bermercy-yang-curi-cokelat-di-alfamart-mengaku-lupa-bayar-di-kasir-dgoBQPRtdr.jpg Tangkapan layar media sosial

TANGERANG- Kuasa hukum Mariana, perempuan yang diduga mencuri cokelat di Alfamart mengaku bahwa Mariana lupa membayar cokelat yang dia bawa dari minimarket Alfamart. Mariana yang saat naik mobil Mercy disebut seringkali lupa terhadap sesuatu, yang disebabkan oleh faktor usia.

(Baca juga: Kasir Alfamart Diancam ITE karena Pergoki Pencuri Cokelat, Hotman Paris: Jangan Takut, Saya Bela Gratis!)

"Memang sebenarnya mau beli sesuatu di Alfamart itu, tapi lupa kalau sudah ambil cokelat dan lupa dibayar juga," ujar pengacara Mariana, Haji Amir saat dihubungi pada Senin (15/8/2022).

Selanjutnya usai ditegur oleh karyawan Alfamart, Mariana pun langsung menyanggupi untuk membayar cokelat tersebut. Bahkan, Amir mengatakan bahwa Mariana membayar tiga kali lipat dari harga asli cokelat.

"Mungkin karyawan disitu juga sudah mengamati dari awal, makanya langsung ditegur dan diminta untuk bayar. Itu langsung dibayar tiga kali lipat," lanjut Amir.

Amir juga mengapresiasi tindakan yang dilakukan oleh karyawan Alfamart, sebagai bentuk tanggung jawab dalam bekerja. Namun, Amir menyayangkan video tersebut beredar di media padahal seharusnya hal itu sudah diselesaikan.

"Karyawan Alfamart itu patut diapresiasi karena memang Sudah jadi tanggung jawabnya menegur, hanya yang disayangkan kenapa videonya sampai tersebar di media sosial padahal kasusnya sudah diselesaikan," jelasnya.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Oleh sebab itu, pihaknya datang ke Alfamart tersebut dengan maksud meminta videonya dihapus dan melakukan diskusi. Diskusi tersebut diakui Amir berjalan dengan damai dan tidak ada tekanan terhadap karyawan Alfamart. Adapun video permintaan maaf itu dibuat dengan tujuan untuk disebarkan ke grup internal karyawan Alfamart sebagai tanda bahwa kasus tersebut selesai.

"Videonya itu direkam untuk disebarkan ke grup karyawan Alfamart, tapi entah kenapa jadi viral lagi. Padahal kami kesitu hanya untuk menyelesaikan masalah yang ada secara baik-baik," pungkas Amir.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini