Share

Polisi Gadungan Tipu Warga Koja hingga Setengah Miliar, Hasilnya untuk Foya-Foya

Yohannes Tobing, Sindonews · Senin 15 Agustus 2022 19:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 15 338 2648368 polisi-gadungan-tipu-warga-koja-hingga-setengah-miliar-hasilnya-untuk-foya-foya-9xQ1poTNiu.jpg Polisi gadungan berhasil ditangkap/ Foto: Yohannes Tobing

JAKARTA - Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara menangkap polisi gadungan bernama Ibrahim yang telah melakukan penipuan terhadap korbannya warga Koja hingga Rp500 juta

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Febri Isman Jaya mengatakan, dari keterangan pelaku bahwa dirinya baru kali ini melakukan aksi kejahatan yakni melakukan penipuan.

 BACA JUGA:Saksi Kunci Pembunuhan Brigadir Yosua, Kenapa Putri Candrawathi Sangat Sulit Diperiksa?

Bahkan, saat ditangkap petugas di sebuah kos-kosan di Depok, Jawa Barat. Pelaku tidak ada perlawanan bahkan menggunakan atribut polisi yang digunakan saat melakukan penipuan.

"Saat dilakukan penangkapan yang bersangkutan tidak memakai atribut Polisi. Ditangkap di tempat beliau ngekos dan ada seragam polisi di situ dan atribut-atribut polisi seperti itu," Kata Febri di Mapolres Jakarta Utara, Senin (15/8/2022).

 BACA JUGA:10 Peserta dengan Beragam Latar Belakang Perebutkan Kursi Dirjen Imigrasi

"Enggak ada perlawanan dan beliau mengakui dan kami menurut informasi dana yang ditarik dari ATM beliau kurang lebih Rp560 juta itu sudah habis semua dan digunakan untuk foya-foya," lanjutnya.

Berita sebelumnya, Unit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara membekuk seorang pria bernama Ibrahim di sebuah Kos-kosan di wilayah Depok, Jawa Barat.

Ibrahim diringkus polisi dalam pelariannya selama berbulan-bulan yang telah melakukan penipuan terhadap korbannya warga Koja hingga Rp500 juta.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Febri Isman Jaya mengatakan, kasus ini bermula saat pihaknya mendapat laporan dari warga yang ditipu oleh seorang oknum yang mengaku sebagai Polisi.

"Jadi korban melapor ke kami itu pada 26 April 2022 kemarin. Kebetulan pada 1 Agustus kemarin, tersangka sudah kami amankan," kata Febri di Mapolres Metro Jakarta Utara, Senin (15/8/2022).

Follow Berita Okezone di Google News

Menurut Febri, tersangka mengaku kepada korban sebagai polisi lalu lintas di satuan pengawalan di salah satu kementerian dan menawarkan mobil mewah lelang kepada korban dengan harga yang disepakati.

Melihat penampilan tersangka yang terlihat menjanjikan. Korban lalu melakukan transfer uang sebesar Rp 506 juta untuk pembelian satu unit Toyota Alphard hasil lelang yang ditawarkan.

 BACA JUGA:Pria yang Tewas Dibacok di Bogor, Diduga karena Saling Ejek dengan Rekannya

Setelah uang masuk, tidak lama tersangka tidak kunjung memberikan mobil yang dijanjikan. Korban langsung berupaya untuk menghubungi tersangka, hingga akhirnya tidak ada jawaban.

"Saat ditagih-tagih terus, tersangka yang katanya bekerja di salah satu instansi kementerian sebagai pengawal. Kemudian menghindar. Karena itu korban melakukan pelaporan ke Polres Metro Jakarta Utara," ucapnya.

Unit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara yang dipimpin Kanit IV AKP Andry Suharto kemudian langsung melakukan penyelidikan dan mencari keberadaan Ibrahim.

 BACA JUGA:Wapres Resmikan OPOP Kalsel Expo, Ponpes Rakha Pamerkan Produk Unggulan

Pada saat ditangkap di persembunyiannya di kosannya di wilayah Depok. anggota mendapati barang bukti berupa seragam polisi lengkap yang dibeli tersangka untuk melancarkan aksinya.

Seragam itu terdiri dari jaket bertuliskan polisi, baju dinas dengan pangkat Brigadi Kepala (Bripka) lengkap dengan jahitan Korlantas Polri, satu unit air soft gun, hingga helm putih yang juga berlambangkan Polri.

Tersangka mengaku jika uang ratusan juta hasil penipuannya tersebut telah habis. Atas perbuatannya, Tersangkan dijerat pasal 378 KUHP tentang penipuan juncto pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman 4 tahun penjara.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini