Share

Ketika Paskibra di Tangerang Rela Berkubang Lumpur demi Kibarkan Bendera Merah Putih

Isty Maulidya, Okezone · Rabu 17 Agustus 2022 16:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 17 338 2649565 ketika-paskibra-di-tangerang-rela-berkubang-lumpur-demi-kibarkan-bendera-merah-putih-ZWJPfLUlgb.jpg Paskibra berkubang lumpur saat kibarkan bendera merah putih (Foto: Isty Maulidya)

TANGERANG - Pasukan pengibar bendera (Paskibra) Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Banten menjalankan tugas di lapangan yang penuh lumpur pada Rabu (17/8/2022). Aksi 25 anggota Paskibra itupun mendapatkan pujian dari warganet, karena tetap bertugas meski kondisi lapangan Stadion Mini Larangan Indah masih tergenang sisa sisa air dan lumpur akibat hujan di malam hingga dini hari.

"Rasa bangga sekali, penghargaan setinggi-tingginya pada jajaran Paskibra Larangan. Semua prosesi Upacara Kemerdekaan tetap berlangsung sangat lancar, syahdu bahkan tidak terganggu sedikit pun, walau kondisi lapangan tergenang sisa-sisa air hujan tadi malam," ungkap Camat Larangan, Gunawan Priahutama.

BACA JUGA:HUT Ke-77 RI, Mirdasy: Kita Ingin Perindo Turut Serta dalam Pembangunan Bangsa 

Gunawan melanjutkan, kondisi lapangan yang becek disebabkan adanya genangan cukup tinggi terjadi pada malam hari akibat hujan hingga dini hari. Sebelum upacara dimulai, sempat dilakukan penyedotan oleh petugas Damkar namun lapangan yang luas dan genangan yang cukup tinggi, hingga Pukul 08.00 air masih terlihat.

"Disitu, kami pihak Kecamatan coba berkomunikasi dengan panitia khususnya para pelatih Paskibra beserta para anggota Paskibranya langsung. Di situ, jawaban mereka tetap jalankan upacara sebagaimana mestinya, demi Indonesia, Merah Putih dan Kota Tangerang. Akhirnya, alhamdulillah semua berlangsung dengan cukup lancar," ujar Gunawan.

BACA JUGA:Gambar Bendera Bintang Kejora Papua Warnai Peringatan HUT Ke-77 RI di Cianjur 

Sementara itu, Nadila Rizki Fauziah asal SMAN 9 Kota Tangerang yang bertugas sebagai pembawa baki menyatakan situasi mengibarkan bendera merah putih di tengah genangan, memiliki rasa kebanggakan yang lebih dan tak bisa diungkapkan. Pasalnya, tetap bisa menjalankan tugas dengan sempurna, walau kondisi lapangan tidak memadai.

"Saat melihat kondisi lapangan, tidak ada rasa kecewa, yang ada dipikiran hanya mau tetap menjalankan tugas dalam kondisi apa pun. Saat penaikan atau Upacara selesai, perasaan saya hanya haru dan bangga, bahwa saya bisa menjadi bagian dalam situasi yang membanggakan ini. Semua kami lakukan untuk Indonesia, Merah Putih dan Kota Tangerang," ujarnya.

(Ari)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini