Share

Usai Diresmikan Anies, Ini Syarat bagi Warga Jakarta yang Ingin Menempati Tower Rusunawa

Bachtiar Rojab, MNC Media · Kamis 18 Agustus 2022 13:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 18 338 2650003 usai-diresmikan-anies-ini-syarat-bagi-warga-jakarta-yang-ingin-menempati-tower-rusunawa-NOTkcX0l9V.jpg Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan (foto: dok instagram)

JAKARTA - Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman DKI, Sarjoko turut menyampaikan syarat bagi warga Jakarta untuk menempati hunian Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang tersebar di beberapa titik di Jakarta. Hal itu, usai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan hunian tersebut.

Sarjoko mengatakan, syarat utama yang perlu dimiliki warga Jakarta adalah kepemilikan KTP Elektronik, kemudian harus sudah berkeluarga dan belum memiliki rumah tinggal. Ditambah, kata Sarjoko, penghasilannya harus di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP).

"Rusunawa kita memang rusun keluarga, tapi kita juga memiliki rusun untuk lajang, ada di Rusunawa Bebek. Jadi yang belum berkeluarga bisa mengakses di Rusunawa Bebek," ujar Sarjoko kepada wartawan, Kamis (18/8/2022).

 BACA JUGA:Melalui Program Jakhabitat, Anies Baswedan Resmikan 33 Tower Rusunawa di Jakarta

Lebih lanjut, Sarjoko menuturkan, terkait harga, semua Rusunawa yang tersebar berada di angka Rp765 ribu per bulan untuk warga umum yang ber-KTP DKI. Namun, lanjutnya, ada harga khusus bagi warga terprogram, yaitu Rp505 ribu.

"Warga terprogram itu adalah warga yang terdampak penataan kota atau bencana, seperti pasar gembrong, mereka sementara aja di situ karena mereka disiapkan hunian sendiri," paparnya.

 BACA JUGA:Selain Rumah DP 0, Anies Sebut Ada Program Penataan Kampung hingga Rusunawa

Saat ini, sudah ada 12 lokasi Rusunawa yang terdiri dari 33 Tower, tersebar DKI Jakarta. Namun begitu, Sarjoko mengatakan bahwa warga DKI bebas menentukan akan tinggal di Rusunawa daerah mana terlepas dari domisilinya.

"Pokoknya warga DKI, mau KTP Jakarta Barat, terus mau tinggal Rusunawa daerah Jakarta Timur, ya silakan," paparnya.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Adapun daftar 33 Tower Rusunawa yang telah diresmikan Anies, diantaranya 10 Rusunawa baru yang telah diresmikan, yakni;

1. Revitalisasi Rusunawa Penjaringan, Jakarta Utara. Terdiri dari 4 Tower, 20 Lantai, 1.010 Unit dengan 1.008 unit hunian tipe 36 dan 2 unit hunian difabel beserta sarana prasarananya. Saat ini rusunawa sudah dihuni oleh 909 kepala keluarga.

2. Revitalisasi Rusunawa Karang Anyar, Jakarta Pusat. Terdiri dari 2 Tower, 16 Lantai, 421 Unit dengan 420 unit hunian tipe 36 dan 1 unit hunian difabel beserta sarana prasarananya.

3. Revitalisasi Rusunawa Cipinang Besar Utara, Jakarta Timur. Terdiri dari 1 Tower, 16 Lantai, 239 Unit dengan 238 unit hunian tipe 36 dan 1 unit hunian difabel beserta sarana prasarananya. Saat ini rusunawa sudah dihuni oleh 105 kepala keluarga yang merupakan warga relokasi dari kebakaran Pasar Gembrong.

4. Pembangunan Rusunawa PIK Pulogadung, Jakarta Timur. Terdiri dari 3 Tower, 16 Lantai, 511 Unit dengan 507 unit hunian tipe 36 dan 4 unit hunian difabel beserta sarana prasarananya.

5. Pembangunan Rusunawa Ujung Menteng, Jakarta Timur. Terdiri dari 2 Tower, 16 Lantai, 422 Unit dengan 420 unit hunian tipe 36 dan 2 unit hunian difabel beserta sarana prasarananya. Saat ini sedang dilakukan pengundian untuk penghunian rumah susun.

6. Pembangunan Rusunawa Cakung Barat, Jakarta Timur. Terdiri dari 3 Tower, 16 Lantai, 542 Unit dengan 539 unit hunian tipe 36 dan 3 unit hunian difabel beserta sarana prasarananya.

7. Pembangunan Rusunawa PIK Pulogadung Tahap II, Jakarta Timur. Terdiri dari 6 Tower, 16 Lantai, 1.412 Unit yang terdiri dari 511 unit rusun keluarga (507 unit hunian tipe 36 dan 4 unit hunian difabel) dan 901 unit rusun pekerja (897 unit hunian tipe 18 dan 4 unit hunian difabel tipe 36) beserta sarana prasarananya.

8. Pembangunan Rusunawa Pulo Jahe, Jakarta Timur. Terdiri dari 2 Tower, 24 Lantai, 750 Unit dengan 748 unit hunian tipe 36 dan 2 unit hunian difabel beserta sarana prasarananya.

9. Pembangunan Rusunawa Padat Karya, Jakarta Utara. Terdiri dari 2 Tower, 16 Lantai, 377 Unit dengan 375 unit hunian tipe 36 dan 2 unit hunian difabel beserta sarana prasarananya;

10. Pembangunan Rusunawa Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara. Terdiri dari 1 Tower, 11 Lantai, 151 Unit dengan 150 unit hunian tipe 36 dan 1 unit hunian difabel beserta sarana prasarananya.

Adapun, dua Rusunawa lama yang turut diresmikan hari ini yakni:

1. Rusunawa Pulogebang Penggilingan, Jakarta Timur. Terdiri dari 3 Tower, 15 Lantai, 522 Unit dengan 520 unit hunian tipe 36 dan 2 unit hunian difabel beserta sarana prasarananya.

2. Rusunawa Daan Mogot, Jakarta Barat. Terdiri dari 4 Tower, 16 Lantai, dengan total 1.064 unit, 2 unit di antaranya merupakan hunian difabel beserta sarana prasarananya.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini