Share

Bocah 5 Tahun Tercebur Danau Resapan, Nyawanya Tidak Tertolong

Ade Suhardi, MNC Portal · Jum'at 19 Agustus 2022 17:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 19 338 2650858 bocah-5-tahun-terceur-danau-resapan-nyawanya-tidak-tertolong-Ja0eFWcXVb.jpg Darau resapan di perumahan lokasi tenggelamnya seorang balita (Foto : MPI)

BEKASI - Seorang bocah berinisial AIF (5) tercebur di danau resapan air yang berada, di Perumahan Karang Anyar, Desa Karang Anyar, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi. Saat dievakuasi, nyawanya tidak tertolong.

Kapolsek Cikarang Kompol Mustakim menjelaskan, Peristiwa tersebut terjadi, pada Kamis, 18 Agustus 2022, bermula amendapat laporan dari masyarakat adanya anak tengelam di danau resapan air, pihaknya langsung mendatangi TKP.

"Kami melakukan olah TKP hingga meminta keterangan saksi dari masyarakat, yang berada disekitar lokasi TKP diantaranya AR, dan UM serta AF, guna pemeriksaan penyelidikan untuk mendapatkan keterangan yang valid saat kejadian,"ucap Kompol Mustakim, saat di konfirmasi, Jumat (19/8/2022).

Dikatakan Mustakim, resapan air danau cukup dalam, sehingga petugas dan warga yang ada di lokasi kesulitan untuk mencari korban di danau tersebut.

"Warga yang ikut mencari korban AIF (5) di dalam danau, Saksi A melihat sendal korban mengapung dipingir danau, yang diketahui orang tuanya membenarkan dan memastikan sendal tersebut milik anaknya," tuturnya.

"Masyarakat langsung bergegas turun ke tepi danau, hingga menyentuh kaki korban didalam danau, korbanpun diketemukan," sambungnya.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun balita tersebut meningal saat dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Cenka.

"Korban sempat dapat pertolongan dan langsungsung diangkat ketas permukaan, hingga sempat diberikan pertolongan nafas bantuan segera dilarikan ke Rumah Sakit Cenka," imbuhnya.

Atas Kejadian tersebut, kata Mustakim, petugas langsung memasang garis polisi di tempat kejadian perkara, guna proses penanganan penyelidikan kepolisian.

"Kami akan memangil pihak developer perumahan Karang Anyar, selaku penangung jawab dan dimintai keterangan terkait kejadian meningal tengelamnya balita di danau resapan air perumahan tersebut," tegas Mustakim.

Kepolisian akan mendalami kasus tengemlanya balita akibat kurangnya pengawasan dari orangtua atau kelalaian dari pihak devloper selaku pengembang yang membuat danau resapan air, perlunya kewaspadaan pengawasan terhadap anak balita yang sedang bermain di luar rumah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini