Share

Diduga Hendak Tawuran, Belasan Pemuda Bersajam Ditangkap di Waduk Pluit

Yohannes Tobing, Sindonews · Kamis 25 Agustus 2022 16:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 25 338 2654467 diduga-hendak-tawuran-belasan-pemuda-bersajam-ditangkap-di-waduk-pluit-VE0RNBormC.jpg Belasan pemuda bersajam yang diduga hendak tawuran ditangkap saat tengah nongkrong di Waduk Pluit.

JAKARTA - Tim Patroli Perintis Presisi Polda Metro Jaya menangkap belasan pemuda yang kedapatan membawa senjata tajam (sajam) di kawasan Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (24/8/2022) malam.

Kapolsek Metro Penjaringan, Kompol Ratna Quratul Aini mengatakan, pihaknya menangkap 12 pemuda yang sedang kumpul alias nongkrong. Mereka kemudian langsung dibawa menuju Mapolsek Metro Penjaringan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, polisi menyita 3 senjata tajam (sajam) jenis celurit panjang berukuran sekitar 1 meter yang dibawa 12 pemuda tersebut.

"Kebetulan tadi pagi kami menerima penyerahan pemuda yang diduga ingin melakukan tawuran ditangkap Tim Patroli Perintis Presisi Polda," kata Ratna di kantornya, Rabu malam.

Ia menjelaskan, gerombolan pemuda tersebut sengaja membawa senjata tajam untuk berjaga-jaga jika ada kelompok lain yang ingin cari keributan. Namun, hal ini dapat dicegah pihak kepolisian.

"Mereka membawa saja senjata tajam itu, kalau misalnya ada yang memancing untuk tawuran, mereka akan menggunakannya, itu yang kami khawatirkan," ucap Ratna.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Setelah dilakukan pendataan melalui aplikasi "Ada Polisi", belasan pemuda itu diantarkan kepada orang tuanya masing-masing.

Namun, 3 pemuda yang kedapatan membawa sajam tetap diproses Unit Reskrim Polsek Metro Penjaringan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Selama ini kita sudah melaksanakan upaya pencegahan, sebagaimana dikhususkan oleh Bapak Kapolda terutama pada malam Minggu dan juga malam-malam tempat nongkrong anak muda," tuturnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini