Share

Sopir Truk Penabrak Anak SD Masih Trauma dan Terus Menangis

Muhammad Farhan, MNC Portal · Rabu 31 Agustus 2022 20:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 31 338 2658455 sopir-truk-penabrak-anak-sd-masih-trauma-dan-terus-menangis-ZiEVQIRGsO.jpg BTS roboh usai ditabrak truk trailer di Bekasi (Foto : Tangkapan layar)

JAKARTA - Kapolres Metro Kota Bekasi, Kombes Pol Hengky menyampaikan kondisi sopir pengendara truk maut penabrak Halte bus di depan SD Kota Baru II dan III, kini masih dalam keadaan terguncang dan sulit berbicara. Sang sopir tampak traumatis dan terus menangis saat polisi berusaha meminta keterangan.

"Untuk pengemudi atas nama AS, sudah kita amankan di Polres. Tapi belum kita mintai keterangan karena yang satu kita tanya pengemudinya AS ini menangis dan masih trauma," kata Hengky kepada wartawan, Rabu (31/8/2022).

Atas dasar kondisi AS, Hengky menyampaikan pihaknya masih memberikan waktu untuk menunggu kondisi traumanya pulih. Jika dirasa sudah tenang, ia pun berjanji akan segera menyampaikan informasi terbaru terkait tersangka dan lainnya.

"Biar dia istirahat dulu nanti malam atau besok pagi kita mintai keterangan," ujar Hengky.

Menurut Hengky, sopir truk trailer tersebut membawa muatan besi beton dan bahan-bahan material untuk pembangunan cor di Jawa Timur.

"Yang pasti, yang bersangkutan membawa barang berupa besi beton untuk cor bangunan dari Cileungsi mau dibawa ke Jawa Timur," ujarnya.

Untuk diketahui, Ihwal kecelakaan maut yang melibatkan truk trailer menabrak halte bus di depan SD Kota Baru II dan III, tepatnya Jalan Sultan Agung, Kota Bekasi, menewaskan 10 orang. Jenazah yang dievakuasi ke dua rumah sakit di Kota Bekasi, yakni di Rumah Sakit Ananda dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi, telah dipulangkan kembali ke keluarganya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Alhamdulillah proses dari evakuasi tadi berakhir pukul 17.15 WIB, mulai dari RSUD Kota Bekasi dan Rumah Sakit Ananda terdapat 10 korban meninggal dunia. Untuk 7 orang yang ada di RSUD maupun 3 di Rumah Sakit Ananda sudah diserahkan kepada keluarga korban," jelas Hengky kepada wartawan.

Hengky juga menyampaikan dua dari 10 korban yang meninggal dunia, juga telah diantarkan ke kampung halaman asal, yakni di Cirebon dan Garut, Jawa Barat.

"Sudah dibawa semua, baik yang menuju dua ke luar kota; satu ke Garut dan satu ke Cirebon. Sementara yang 8 orang lainnya itu di sekiar kota Bekasi," ujar Hengky.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini