Share

Demo Buruh, Polisi Bakal Rekayasa Lalu Lintas secara Situasional

Achmad Al Fiqri, MNC Portal · Selasa 06 September 2022 10:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 06 338 2661644 demo-buruh-polisi-bakal-rekayasa-lalu-lintas-secara-situasional-5bhtEDeum7.jpg Polisi akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional saat demo buruh. (Ilustrasi/MNC Portal/Achmad Al Fiqri)

JAKARTA - Guna mengamankan demo tolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi oleh buruh dan berbagai elemen masyarakat, polisi bakal melakukan rekayasa lalu lintas secara situasional.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Komarudin mengatakan, pihaknya bakal melakukan buka tutup jalan jika dibutuhkan.

"Rekayasa lalin kita tentatif kita liat situasional. Sekira tidak dibutuhkan ya tidak akan kita tutup," ujar Komarudin saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (6/9/2022).

Komarudin menuturkan, di kawasan Gedung DPR, polisi bakal menutup Jalan Gatot Soebroto menuju Slipi jika massa aksi membeludak.

"Tapi sekira nanti memang jumlah massanya diperkirakan bisa menutup Jalan Gatot Soebroto, ya akan kita tutup khususnya yang dari Semanggi menuju Slipi," ucapnya.

"Imbauan kepada masyarakat ya penyampaian aspirasi di muka umum tentu hak setiap warga negara diharapkan dalam penyampaiannya tetap baik saja, kemudian tentunya agar tertib saling menghormati aktivitas masyarakat lainnya," sambung Komarudin.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Sebagaimana diketahui, sebanyak 3 hingga 5 ribu massa dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan melaksanakan aksi unjuk rasa menentang kenaikan harga BBM, Selasa (6/9/2022).

Namun, tak hanya massa dari buruh KSPI yang akan melaksanakan aksi unjuk rasa, ada sejumlah elemen mahasiswa yang juga turut melaksanakan aksi unjuk rasa pada hari ini. Salah satunya yakni dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI).

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini