Share

122 Bencana Terjadi di Kota Bogor Selama Agustus 2022, Terbanyak Longsor

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Rabu 07 September 2022 13:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 07 338 2662626 122-bencana-terjadi-di-kota-bogor-selama-agustus-2022-terbanyak-longsor-tpq9nxkzg1.jpg Longsir di Bogor. (Dok BPBD Bogor)

BOGOR - Sebanyak 122 bencana melanda Kota Bogor, Jawa Barat, selama Agustus 2022. Mayoritas bencana yang terjadi karena hujan deras dan angin kencang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor Teofilo Patrocinio Freitas mengatakan, jumlah bencana tersebut terdiri dari 73 kejadian tanah longsor, 8 banjir, 3 angin kencang, 18 bangunan roboh, 1 kebakaran, 17 pohon tumbang, 1 orang hanyut dan 1 penyelamatan hewan.

"Tanah longsor menjadi tren kejadian pada Agustus karena intensitas hujan cukup tinggi, khususnya sore hari menjelang malam yang terjadi pada minggu terakhir," kata Teo, Rabu (7/9/2022).

Kemudian, terdapat pula 4 jembatan dan 10 tembok penahan tanah (TPT) yang roboh terdampak longsor. Termasuk 522 rumah warga turut terdampak dengan kategori rusak berat, rusak sedang dan rusak ringan.

"Hujan angin kencang menjadi penyebab terjadinya bangunan roboh beberapa bangunan," tuturnya. 

Selain itu, lanjut Teo, tercatat ada 227 Kepala Keluarga (KK) dengan 461 jiwa yang terdampak dari bencana di bulan Agustus 2022. Dimana 7 orang mengalami luka ringan karena tembok dan rumah roboh dan 1 orang meninggal dunia hanyut di sungai.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Satu orang yang hanyut dievakuasi di wilayah Kelurahan Sukaresmi," ucapnya.

Hujan dan angin kencang beberapa belakang ini masih berpotensi terjadi pada September 2022. Diimbau, masyarakat untuk melakukan mitigasi becana di wilayah masing-masing.

"Misalnya, gorong -gorong tersumbat, sampah menumpuk yang berpengaruh pada potensi banjir untuk bisa dengan segera dibersihkan secara mandiri atau posisi masyarakat yang berada di bawah tebingan yang berpotensi longsor agar lebih meningkatkan kewaspadaannya," tuturnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini