Share

Viral Pengemudi Mobil Diduga Kabur Usai Isi Pertalite Rp100 Ribu di SPBU Bogor

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Kamis 08 September 2022 10:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 08 338 2663232 viral-pengemudi-mobil-diduga-kabur-usai-isi-pertalite-rp100-ribu-di-spbu-bogor-asGJtQ1Yaz.jpg Viral pengemudi mobil kabur usai isi Pertalite Rp100 ribu di SPBU Batutulis, Bogor. (Instagram/@bogorterkini)

BOGOR - Viral video di media sosial (medsos) pengemudi mobil yang diduga kabur usai mengisi BBM di SPBU Batutulis, Kota Bogor. Pengemudi tersebut belum membayar BBM jenis Pertalite sebesar Rp100 ribu.

Video tersebut diunggah akun Instargram @bogorterkini. Dalam video memperlihatkan seorang pria berkaca mata berdiri di dekat mesin SPBU.

Kemudian, pria itu berbincang dengan petugas SPBU yang tak lama mengisikan BBM ke mobil. Setelah diisikan BBM, petugas SPBU meminta uang. Namun, pria tersebut diduga kabur.

"Seorang pengendara mobil di SPBU belum bayar tapi udah kabur," tulis keterangan video @bogorterkini dikutip MNC Portal, Kamis (8/9/2022).

Terpisah, petugas SPBU Batutulis Jefri membenarkan adanya pengemudi mobil yang belum membayar usai mengisi BBM di SPBU. Peristiwa tersebut dialaminya ketika bekerja pada Senin 5 September 2022.

"Iya saya sendiri (yang melayani). Kejadian hari Senin. Baru aplus banget itu saya baru layanin dua mobil," kata Jefri dihubungi MNC Portal, Kamis (8/9/2022).

Awalnya, kata dia, pengemudi mobil tersebut sempat menukarkan uang pecahan Rp100 ribu sebelum mengisi BBM. Namun, pria itu sudah terlihat mencurigakan.

"Pertama dia mau ngisi, dia turun, saya melayani mobil sebelah. Dia turun saya nyamperin dia. Dia mau nuker duit dulu Rp100 ribu. Dia juga bahkan mau ngambil sendiri duit di tangan saya. Kata saya yang sopan mas, ini bukan punya saya, punya perusahaan. Tukar tuh uang Rp50 ribuan dua," tuturnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Selanjutnya, pria itu meminta isi BBM jenis Pertalite sebesar Rp100 ribu. Jefri lantas mengisikan BBM ke mobil yang dibawanya sesuai pembelian.

"Udah saya isi, saya tagih, ngakunya dia udah (bayar). Saya kan gak bisa merasa, saya suruh ke depan mobilnya, saya suruh anak nitrogen itu yang ngisi angin suruh nahan dia ke depan. Saya lari ke CCTV ke atas, dianya langsung kabur tancap gas," tuturnya.

Atas kejadian tersebut, dirinya harus mengganti uang perusahaan Rp 100 ribu. Jefri berharap kejadian serupa tidak terjadi karena merugikan petugas.

"Nombok saya. Maksud saya bukan masalah nominalnya, tapi kebiasaannya biar dia jeralah. Kejadian gini juga pernah sebelumnya, lebih besar Rp400 ribu enggak bayar kita yang ganti," tuturnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini