Share

Kesal Digosipin Nikah Lagi, Pria Ini Ancam Emak-Emak Pakai Pisau

Dimas Choirul, MNC Media · Kamis 08 September 2022 15:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 08 338 2663556 kesal-digosipin-nikah-lagi-pria-ini-ancam-emak-emak-pakai-pisau-hdzQm0JwjL.jpg Illustrasi (foto: freepick)

JAKARTA - Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kelurahan Cengkareng Timur, berinisial AS diduga melakukan pengancaman kepada seorang emak-emak berinsial S. Kejadian pengancaman tersebut terjadi pada Jumat, 19 Agustus 2022 lalu di kawasan Rusun Cinta Kasih, Cengkareng.

Ketua RW017 Kelurahan Cengkareng Timur, Mad Sani mengatakan kejadian tersebut bermula lantaran adanya masalah sepele antarkeduanya. Di mana, AS mengalami masalah dalam rumah tangga lalu bercerai dengan istrinya.

 BACA JUGA:Polisi Amankan Pria Mabuk, Pelaku Pengancaman dan Perusakan di Kolongan Tomohon Tengah

AS kemudian menikah lagi dengan salah satu wanita yang merupakan tetangganya sendiri. Wanita tersebut merupakan kader jumantik.

Lebih lanjut, Mad Sani menjelaskan, pernikahan keduanya ternyata menuai banyak omongan dari tetangga di lingkungan sekitar, termasuk salah satunya korban yang berinisial S, diduga ikut ngerumpi.

 BACA JUGA:Bang Jago Pengancam Istri Polisi Cuma Tertunduk Lesu saat Ditangkap

"Ya namanya hunian rame, padat, tau sendiri kan. Ya biasalah ibu-ibu ngobrolin. Apalagi si kadernya itu temennya si ibu ini (korban)," ungkapnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Saat mengetahui adanya pihak yang menggosipi tersebut, AS kemudian geram. Mad Sani mengatakan, AS pernah meludahi S yang saat itu tengah menaiki sepeda. Tak hanya itu, bahkan AS pernah memanggil nama S dengan panggilan yang tak baik.

"Lalu diludahin si ibu (S). Si ibu marah, dipeganglah kerah bajunya si pelaku (AS). Cekcok lagi, diludahin lagi. Lalu si ibu turun dari sepeda," bebernya.

Tiba-tiba, AS mengeluarkan pisau dan mengancam akan menusuk korban. Beruntungnya, keributan tersebut dilerai oleh warga yang berada di lokasi dekat masjid.

"(Enggak sampai ditusuk). Dilerai sama bapak-bapak yang biasa mintain amal jariyah," ujarnya.

Mad Sani mengatakan, pihaknya sudah mencoba memediasi antara korban dan pelaku. Namun, korban tidak mau berdamai.

Kekinian, korban telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Sementara AS sudah tidak lagi menjadi ketua FKDM pascakejadian itu.

Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Ali Barokah membenarkan adanya insiden pengancaman itu. Meski demikian, saat ditanya lebih jauh, Ali belum bisa membeberkan secara gamblang karena kasusnya masih dalam penyelidikan.

"Iya dia (terduga pelaku) pegang pisau, tapi kita lagi lidik dulu," ujarnya.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini