Share

Lakukan Groundbreaking CP202 MRT, Anies: Diperkirakan 2028 Selesai

Achmad Al Fiqri, MNC Portal · Sabtu 10 September 2022 21:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 10 338 2664933 lakukan-groundbreaking-cp202-mrt-anies-diperkirakan-2028-selesai-f1De2a8Tqr.JPG Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (Foto: MPI)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Ankes Rasyid Baswedan melakukan seremoni pelatakan batu pertama atau groundbreaking proyek konstruksi Paket Kontrak 202 (CP202) MRT Jakarta Fase 2A di Plaza Beos, Jakarta Barat, Sabtu (10/9/2022). Dalam kegiatan itu, Anies memprediksi proyek tersebut akan rampung pada enam tahun lagi.

"Menurut proyeksi diperkirakan tahun 2028. Ini semua akan selesai di Kota Tua," terang Anies usai melakukan groundbreaking di Plaza Belos, Jakarta Barat, Sabtu (10/9/2022).

Bagi Anies, pembangunan MRT Jakarta merupakan proyek strategis lintas waktu. Ia berkata, proses penyusunan konsep, pencarian dana, hingga pelaksanaan pembangunan memakan waktu yang cukup panjang.

"Kalau anda perhatikan sejarah perjalanan MRT bukan perjalanan satu dua tahun, bukan satu dua gubernur, tetapi juga dekade," terang Anies.

Anies merasa, proyek tersebut merupakan tanggung jawab gubernur sebelumnya hingga yang akan datang. Ia pun percaya gubernur selanjutnya dapat meneruskan proyek MRT Jakarta hingga rampung.

"Saya percaya gubernur-gubernur berikutnya juga akan mengambil sikap yang sama, karena ini bukan program satu dua orang, tetapi ini program nasional program Pemprov DKI dikerjakan sama-sama lintas waktu," terang Anies.

Bagi Anies, proyek MRT Jakarta merupakan hal penting. Sebagai kota modern, sambungnya, DKI Jakarta akan menjadi pusat kegiatan peremonomian internasional.

"Bukan hanya Indonesia, tetapi juga kawasan Asia Tenggara. Kita harus menyiapkan transportasi umum masal yang bisa menjangkau seluruh wilayah di Jakarta," terang Anies.

Follow Berita Okezone di Google News

"Yang penting ini adalah pembangunan MRT, yang kita tahu akan menjadi salah satu tulang punggung utama bagi kegiatan mobilitas penduduk di Jakarta," tandasnya.

Di tempat yang sama, Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Kanasugi Kenji turut mengucapkan selamat atas dilakukannya seremoni peletakan batu pertama proyek CP202 MRT Jakarta.

Baginya dengan kerjasama proyek MRT Jakarta dengan konteaktor Jepang dapat mengeratkan jalinan persahabatan dua negara ini. Kanasugi pun merasa bangga dengan masyarakat Indonesia yang telah bisa menerima MRT Jakarta.

"MRT telah diterima oleh masyatakat di Jakarta dan menjadi transportasi yang populer. Dan bangga di sini untuk beberapa teman Indonesia bahwa MRT telah secara bertahap mengubah gaya hidup Jakarta," tandas Kanasugi.

Ssbagai informasi, kesepakatan kontrak pelaksanaan konstruksi CP202 telah dilakukan pada 18 Juli 2022 lalu, dengan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) kepada Shimizu Adhi Karya Joint Venture (SAJV) sebagai kontraktor pelaksana diterbitkan pada 27 Juli 2022, yang dijadikan sebagai masa awal dimulainyap pelaksanaan pekerjaan konstruksi jalur Harmoni hingga Mangga Besar.

Ruang lingkup pekerjaan konstruksi MRT Fase 2A CP202 meliputi pembangunan 3 stasiun bawah tanah, antara lain Stasiun Harmoni dengan panjang 252 meter dan kedalaman ±16 meter, Stasiun Sawah Besar sepanjang 200 meter dan kedalaman ±27 meter, Stasiun Mangga besar yang nantinya memiliki panjang 220 meter dan kedalaman ±27 meter, serta terowongan bawah tanah sepanjang 1,8 kilometer mulai dari Harmoni sampai dengan Mangga Besar.

Pembangunan stasiun akan dipadukan dengan pengembangan kawasan berorientasi transit, dengan integrasi dengan moda transportasi lainnya, interkoneksi dengan bangunan sekitar, serta revitalisasi trotoar pada Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk sepanjang lokasi CP202.

Pada tahap awal akan dilakukan beberapa pekerjaan persiapan konstruksi seperti pembongkaran fasilitas umum, penebangan pohon, test pit dan relokasi utilitas, dan test pit arkeologi. Untuk mendukung pekerjaan ini, mulai tanggal 18 Agustus 2022 sampai dengan 14 Oktober 2022 akan dilakukan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Tahap 1.1.

Pada Tahap 1.1 ini akan terjadi pengurangan lajur lalu lintas. Mulai Simpang Harmoni sampai Jl. KH. Hasyim Ashari lalu lintas menjadi 2 (dua) lajur reguler dan 2 (dua) lajur Transjakarta. Dari Jl. KH Hasyim Ashari sampai Simpang Mangga Besar lalu lintas menjadi 3 (tiga) lajur mix traffic.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini