Share

Banjir di Kampung Melayu Berangsur Surut Malam Ini

Muhammad Farhan, MNC Portal · Senin 12 September 2022 19:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 12 338 2666067 banjir-di-kampung-melayu-berangsur-surut-malam-ini-k3v93CzH9t.jpg Banjir terjang Kebon Pala, Kampung Melayu (Foto: MPI)

JAKARTA - Banjir akibat luapan Sungai Ciliwung di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, berangsur surut pada Senin (12/9/2022), malam.

Setelah diterjang banjir, warga sudah bersiap untuk membersihkan sisa lumpur. Hal ini diketahui lantaran genangan air yang datang mulai sekira pukul 02.30 WIB pagi tadi (12/9/2022) mulai menunjukkan gejala surut.

Ketua RT 13/04 Kebon Pala, Sanusi (56) mengatakan bahwa banjir yang menerjang hingga ketinggian 165 cm itu kini telah surut hingga setinggi betis orang dewasa.

"Sudah mulai surut, kita lagi mau bersiap untuk bebersih sementara ini," kata Sanusi saat dikonfirmasi melalui telepon kepada MPI, Senin (12/9/2022).

Ia menjelaskan bahwa sisa banjir masih menggenang di sejumlah rumah di dekat pemukimannya. Meskipun begitu, Sanusi menyampaikan sejumlah warga sudah membersihkan rumahnya dari lumpur.

Baca juga: Hujan Lebat, Banjir Setinggi 2 Meter Rendam Rumah Warga di Kebon Pala

"Karena beda-beda tinggi wilayahnya, ada beberapa malahan yang sudah kering dari tadi siang. Kalau dekat rumah saya masih setinggi betislah kira-kira," kata Sanusi.

Sebelumnya, Banjir hasil luapan Sungai Ciliwung tersebut mulai menerjang sekira pukul 02.30 WIB tadi malam. Hal ini disampaikan oleh salah seorang warga Kebon Pala, Hendra (33) kepada awak media ketika tengah membeli makanan.

Baca juga: Puncak Diguyur Hujan, Status Bendung Katulampa Naik Siaga 3

Follow Berita Okezone di Google News

"Banjirnya naik mulai sekira setengah tiga pagi semalam, sampai hampir dua meter kayaknya," kata Hendra kepada wartawan, Senin (12/9/2022).

Kendati demikian, lantaran kontur ketinggian wilayah pemukiman Kebon Pala berbeda-beda, sontak ketinggian banjir di sejumlah tempat juga alami perbedaan disana.

"Untuk ketinggian air sendiri variasi kalau di daerah sini, karena permukaan jalanan kan menanjak," terang Hendra.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini