Share

Heboh Pria Cikarang Mengaku Disekap dan Dibuang ke Hutan, Ternyata Hanya Mengarang Cerita

Ade Suhardi, MNC Portal · Jum'at 16 September 2022 14:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 16 338 2668941 heboh-pria-cikarang-mengaku-disekap-dan-dibuang-ke-hutan-ternyata-hanya-mengarang-cerita-6OJTfNJvTN.jpg Pria membuat laporan palsu tentang penyekapan dirinya. (Foto: Dok Ist)

BEKASI – Seorang pria warga Cikarang membuat heboh karena diduga diculik dan dianiaya kemudian dibuang di daerah pegunungan dan hutan di Sukabumi. Ternyata kejadian tersebut hanyalah laporan palsu belaka.

Kapolsek Cikarang Utara, Kompol Mustakim menjelaskan, sebelumnya dikabarkan MF (27) diculik orang yang tidak dikenal yang mengaku sebagai anggota. Penculikan di Jalan Urip Sumoharjo, Lemahabang, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Rabu 14 September 2022 dini hari.

"Terkait adanya masyarakat yang melaporkan dirinya telah diculik, disiksa, disekap dan dibuang di Sukabumi, oleh personel yang dinas pada saat itu langsung dilayani dilakukan cek (TKP) tempat kejadian perkara, hingga dibuatkan laporannya," kata Kompol Mustakim, Jumat (16/9/2022).

Dikatakan Mustakim, dalam video klarifikasi, MF warga Pasirgombong, Cikarang Utara mengatakan bahwa kejadian sesungguhnya tidak benar dan dirinya juga menjelaskan kejadian yang sebenarnya terjadi yaitu masalah perempuan.

 Baca juga: Geger! Lima Warga Muba Disekap Polisi Gadungan

“Pada rabu din ihari, saya itu ditunggu oleh pihak keluarga perempuan di Rengas Bandung, Kedung Waringin, saya pulang kerja langsung ke Rengasbandung dan sesampainya di sana saya sudah ditunggu remaja-remaja Rengasbandung dan diamankan," ucap Mustakim menirukan keterangan MF.

Masih keterangan MF, setelah diamankan, dirinya dibawa ke rumah RT oleh warga dan pihak dari perempuan. Setelah dari rumah RT ia kembali dibawa warga dan pihak keluarga perempuan ke dalam mobil lalu ke sebuah ruko kosong.

“Sesampai di ruko kosong MF dibully dan dianiaya hingga dibawa ke Sukabumi dan ditinggalkan di sana," ucap Mustakim masih berdasarkan keterangan MF.

 Baca juga: 

Hubungan MF dengan kekasih yang tidak direstui mendorong MF membuat laporan palsu di Polsek Cikarang Utara, bahwa dirinya telah diculik, disekap hingga alami penyiksaan dan dibuang di Sukabumi. MF juga mem-viralkan pelaporan dirinya melalui media sosial.

"Sebenarnya hubungan dirinya tidak direstui oleh keluarga kekasihnya, motif dirinya membuat laporan kepolisian palsu dan memviralkan melalui medsos, yang merupakan berita hoax," kata Mustakim.

Kemudian, setelah dilakukan pendalaman oleh kepolisian, Mf pun mengakui bahwa dirinya membuat laporan palsu dan berita hoaks melalui media sosial atas saran dan masukan oleh rekannya.

"Kini MF harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan Piket Reskrim sedang meminta keterangan lanjut terkait laporan palsu dan menyebarkan berita hoax, yang dibuat dirinya, laporan yang tidak sesuai dengan kejadian sebenarnya," tegas Mustakim.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Selanjutnya, MF meminta maaf kepada pihak Polsek Cikarang Utara terkait laporan dan keterangan palsu serta viralnya berita hoax melalui media sosial.

"Kini MF menyesali perbuatannya," ujar Mustakim.

Guna kepentingan lebih lanjut, kini kasusnya masih dalam penanganan Kepolisian Sektor Cikarang Utara - Polres Metro Bekasi.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini