Share

Polisi Buru Bandar yang Perintahkan Kurir Sayur untuk Antar Ratusan Kilo Ganja ke Jakarta

Dimas Choirul, MNC Media · Jum'at 16 September 2022 15:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 16 338 2668962 polisi-buru-bandar-yang-perintahkan-kurir-sayur-untuk-antar-ratusan-kilo-ganja-ke-jakarta-qtOHKezgAr.jpg Tumpukan ganja yang berhasil diamankan polisi/Foto: Dimas Choirul

JAKARTA - Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat tengah memburu bandar narkoba jenis ganja yang menyuruh empat orang kurir mengantar ganja seberat 304 kilogram ke Jakarta. Ketiga bandar tersebut yakni berinisial MC, SM, dan AG.

"Ketiga bandar masuk dalam daftar pencarian orang (DPO)," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Pasma Royce saat konferensi pers, Jumat (16/9/2022).

 BACA JUGA:Jadi Tersangka Kasus Bjorka, Pemuda Madiun Tidak Ditahan

Sebelumnya, pihaknya telah membekuk empat yakni HS (28), FV (32), YH (28), dan NF (29). Mereka berperan sebagai kurir antar jemput.

Pasma menyebut, mereka diimingi upah sebesar Rp150 juta bila semua barang berhasil diantar. Namun, para pelaku baru mendapatkan upah sebesar Rp60 juta dari bandar tersebut.

 BACA JUGA:Pencurian Merajalela, Pemerintah Desa di Pekanbaru Buat Sayembara untuk Tangkap Maling

"Sampai saat ini anggota masih melakukan pengejaran terhadap DPO di lapangan," ujarnya.

Pengungkapan kasus tersebut berawal pada 3 September 2022 di Jalan Raya Lintas Timur Sumatera, Ketapang, Lampung Selatan. Tim melakukan pemberhentian terhadap salah satu truk tronton berisikan sayur mayur menuju Pulau Jawa.

Truk tersebut dicurigai petugas menyelipkan ganja di antara barang bawaannya. "Benar saja, ditemukan 8 karung ganja tertumpuk sayur mayur dengan diamankan dua kurir pengantar HS dan EP," ujar Pasma.

Selanjutnya, tim kemudian melakukan pengembangan. Pasma mengatakan, HS dan EP diperintah oleh AG, untuk mengantar pasokan daun haram tersebut ke wilayah Jakarta, dengan pemberhentian pos di wilayah Tangerang.

Saat tiba di wilayah Poris, Tangerang, lanjut Pasma, tim kembali menangkap YH dan MF. Mereka diduga hendak menjemput barang kiriman dari HS dan EP.

"Dari penangkapan tim, yang bersangkutan diperintahkan DPO MC dan SM (Bandar) dijanjikan Rp60 juta bila berhasil antar," terangnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Lebih lanjut, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Akmal menuturkan, pihaknya sempat mendapat perlawanan dari kedua pelaku berinisial YH dan MF. Saat itu kedua pelaku mencoba untuk menodong celurit saat petugas menghampiri.

"Dalam kendaraan ditemukan celurit mereka berusaha melarikan diri, namun anggota kami berhentikan secara paksa dan ada pecahan kaca didepan mobil," ujarnya.

 BACA JUGA:Kasus Suap Eks Wali Kota Yogyakarta, KPK Buka Peluang Jerat Korporasi

Dari para tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa ganja seberat 304 kilogram, satu unit Mobil Truk Tronton Isuzu warna putih, satu unit mobil Toyota Cayla, handphone milik para pelaku dan senjata tajam yang disimpan korban dalam mobil.

Atas perbuatannya, para tersangka disangkakan Pasal 114 ayat (2) Sub Pasal 111 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda sebanyak Rp 10 Milyar.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini