Share

Ditangkap Polisi, 4 Bocah yang Rudapaksa ABG di Hutan Kota Jakut Dititipkan ke Cipayung

Ari Sandita Murti, Sindonews · Sabtu 17 September 2022 18:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 17 338 2669640 ditangkap-polisi-4-bocah-yang-rudapaksa-abg-di-hutan-kota-jakut-dititipkan-ke-cipayung-x9r2Zi3Kcc.jpg Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Wibowo mengatakan, polisi mengamankan 4 anak di bawah umur yang diduga melakukan rudapaksa gadir 13 tahun di Taman Kota Rawa Malang, Cilincing, Jakarta Utara. Polisi mengamankan terduga pelaku pasca-menerima laporan Selasa, 6 September 2022 lalu.

"Di hari yang sama terhitung mulai laporan itu diterima pada 6 September 2022, Polres Metro Jakarta Utara langsung mengamankan 4 orang anak yang diduga melakukan tindak pidana pencabulan dan atau persetubuhan tersebut," ujarnya pada wartawan, Sabtu (17/9/2022).

BACA JUGA:Anak Yatim Piatu Diperkosa di Hutan Kota, Hotman Paris Minta Kapolres Jakut Segera Bertindak 

Menurutnya, peristiwa dugaan kasus pencabulan dan atau persetubuhan yang pelakunya merupakan anak di bawah umur berusia 12-13 tahun itu penanganannya pun harus dilakukan secara spesifik. Lalu, penanganan kasus itu juga mengacu pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

"Jadi, tak bisa kita samakan (dengan penanganan kasus pidana dewasa). Kasus anak ini mendapatkan perlakuan yang spesifik menurut aturan undang-undang sistem perlindungan anak tadi, terkait dengan penahanan 4 ABH ini tidak kita tahan, tapi kita titipkan di rumah rehabilitasi di Cipayung, Jakarta Timur," tuturnya.

BACA JUGA:Polda Metro Usut Kasus Gadis Diperkosa di Hutan Kota Jakut 

Maka itu, tambahnya, pasca dilakukan pengamanan terhadap 4 Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH), polisi menitipkan ke 4 ABH itu ke tempat rehabilitasi karena keempatnya memang tak bisa ditahan sebagaimana sistem peradilan anak. Meski begitu, tambahnya, proses hukum pada para ABH itu tetap berjalan sebagaimana aturan yang berlaku.

"Kenapa tidak kita tahan, Pasal 32 menyatakan bahwa yang bisa ditahan itu anak-anak yang berusia 14 tahun, sementara ABH ini rata-rata usia 13 tahun dan 1 orang bahkan masih usia 12 tahun atau belum lebih dari 13 tahun. Jadi, tidak bisa kita tahan, tapi kota titipkan, proses lanjut yah," katanya.

Follow Berita Okezone di Google News

(Ari)

1
1

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini