Share

Harapan Bima Arya di Penghujung Masa Jabatan: Ingin Angkot di Kota Bogor Berkurang

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Rabu 21 September 2022 16:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 21 338 2672169 harapan-bima-arya-di-penghujung-masa-jabatan-ingin-angkot-di-kota-bogor-berkurang-BOfNdCr1Ei.JPG Wali Kota Bogor Bima Arya (Foto: Putra R)

BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menargetkan pengurangan angkutan kota (angkot). Hal itu merupakan salah satu cita-citanya diujung masa jabatan yang berakhir pada Desember 2023.

Hal itu dikatakannya usai menghadiri upacara Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Rabu (21/9/2022).

"Jadi yang pertama, saya ingatkan tadi bahwa tahun ini dan tahun depan adalah injury time, bulan-bulan akhir dari masa bakti saya dan pak wakil. Maka saya minta semua tancap gas, untuk berkolaborasi mencapai target-target. Target yang paling utama adalah pengurasan angkot secara maksimal, semaksimal mungkin di pusat kota," kata Bima.

Bima menyebut, pihaknya mempunyai beberapa program yakni konversi, penataan trayek dan lainnya. Terutama di sekitaran Sistem Satu Arah (SSA).

"Semaksimal mungkin saya targetkan pengurangan angkot di pusat kota. Sekali lagi, terutama di jalur SSA. Ini semua bergerak ke sana. Karena ini adalah janji kampanye dsn program prioritas," tegasnya.

Selain itu, dirinya juga bercita-cita menciptakan transportasi yang ramah lingkungan. Salah satunya terkait kendaraan listrik sesuai instruksi presiden.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

"Yang kedua, kita ingin juga akselerasi untuk green transportation, transportasi hijau. Tadi ada MOU aset PDJT akan bertahap menjadi bis listrik. Kemudian juga kita mendudukung penuh instruksi presiden untuk mobil listrik ke depan sedang dilakukan penjajakan konversi bus menjadi bus listrik, baik di Trans Pakuan maupun yang lain. Pengadaan skema 2:1 angkot medern dengan berbasis listrik itu akan kita akselerasikan," ungkapnya.

Termasuk, pengadaan di lingkungan pemerintah kota menggunakan kendaraan berbasis listrik. Tak lupa, dalam kesempatan itu dia berpesan agar tidak ada pungli pada Dinas Perhubungan Kota Bogor.

"Dan yang terakhir saya minta keluarga besar Dishub juga tidak main-main, tidak ada lagi pungli, tidak ada main mata dengan pengusaha sehingga menghambat program-program prioritas," pungkas Bima. (kha)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini