Share

Duh! Siswi Cantik Dilecehkan Guru Cabul saat Urus Ijazah

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Jum'at 23 September 2022 09:58 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 23 338 2673321 duh-siswi-cantik-dilecehkan-guru-cabul-saat-urus-ijazah-aEvixGRUuf.jpg Kuasa hukum korban/Foto: Okezone

BOGOR - Seorang remaja berusia 14 tahun diduga menjadi korban pelecehan oleh mantan gurunya SMP-nya di wilayah Kota Bogor. Kasus ini sudah dilaporkan ke polisi dan masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

 (Baca juga: Korban Guru Agama di Batang dengan Modus Tes Kedewasaan Bertambah Jadi 35 Orang)

Menurut pengacara korban, Anggi Triana Ismail mengatakan dugaan pelecehan itu dialami korban pada Jumat 26 Agustus 2022. Ketika itu, korban berangkat ke sekolahnya untuk mengurus keperluan pengambilan ijazah dengan stampel 3 jari.

"Nah ketika anak ini sampai di sekolah dan anak ini selesai melakukan hal tersebut tiba-tiba dirinya ditarik oleh (diduga) oknum pengajar atau pendidik di sekolah," kata Anggi, Jumat (23/9/2022).

Dimana, korban yang berjalan ke lantai dasar dirangkul oleh terduga pelaku sambil memegang bagian tubuhnya (dada). Dari kejadian itu, korban mengalami trauma dan gangguan psikologis.

"Peristiwa ini tanggal 26 Agustus 2022, ada spare waktu karena anak ini sudah kena psikologisnya sehingga perlu kekuatan untuk menyampaikan keterangan ini kepada orangtuanya," jelasnya.

Selanjutnya korban yang berparas cantik dan duduk di bangku SMK ini berani bercerita kepada orang tuanya. Kasus ini dilaporkan ke polisi dengan Surat Tanda Bukti Lapor nomor STBL/B/1072/IX/2022/SPKT/Polresta Bogor Kota/Polda Jawa Barat tanggal 22 September 2022.

"Alhamdulillah kita sudah diterima dengan baik oleh polisi Unit PPA. Alhamdulillah dengan gerak cepat kita direspon dan terbit surat tanda bukti lapor tertanggal hari ini 22 September 2022," ungkapnya.

Terpisah, Kasubsie PID Polresta Bogor Kota Ipda Asep Herdianto membenarkan adanya laporan dugaan pelecehan itu. Kasus ini masih dalam penyelidikan oleh Unit PPA Polresta Bogor Kota.

"Iya benar kami semalam sudah menerima laporannya. Kasusnya masih penyelidikan Unit PPA," ucap Asep dikonfirmasi MNC Portal.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini