Share

Mahasiswa Berjualan Ganja di Lingkungan Kampus untuk Penuhi Kebutuhan, Kini Ditangkap Polisi

Dimas Choirul, MNC Media · Jum'at 23 September 2022 12:52 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 23 338 2673475 mahasiswa-berjualan-ganja-di-lingkungan-kampus-untuk-penuhi-kebutuhan-kini-ditangkap-polisi-2JuStP1Vgb.jpg TNR, mahasiswa berjualan ganja di lingkungan kampus/Dimas Choirul

JAKARTA - Polisi menangkap TNR (24), seorang mahasiswa tingkat akhir dari sebuah perguruan tinggi negeri di Sumedang, Jawa Barat.

TNR ditangkap bersama barang bukti berupa narkotika jenis ganja seberat 515 gram.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Akmal mengatakan, TNR membeli kepada seseorang yang berasal dari Aceh berinisial ALX.

ALX sendiri berstatus sebagai daftar pencarian orang (DPO). Setelah membeli dari ALX, TNR menjual narkotika tersebut kepada teman satu organisasi intra kampusnya seharga Rp100-300 ribu per paket.

"Ide awalnya dia buat konsumsi sendiri. Tapi karena yang bersangkutan melihat teman-temannya lain juga menggunakan, dia lihat ini jadi peluang (bisnis)," kata Akmal saat konferensi pers, Jumat (23/9/2022).

Lebih lanjut lagi Akmal menjelaskan bahwa keuntungan dari penjualan ganja tersebut digunakan TNR untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Saat ini ia berstatus sebagai mahasiswa semester akhir yang sedang mengerjakan skripsi.

Sebelumnya, penangkapan terhadap TNR berawal dari informasi masyarakat pada tanggal 24 Agustus 2022 tentang adanya paket kiriman yang diduga berisi ganja yang dikirim dari Aceh menuju Sumedang Jawa Barat.

"Atas dasar informasi tersebut kemudian Timsus melakukan koordinasi dengan pihak jasa ekspedisi dan diketahui satu paket berisi ganja tersebut dikirim dari Aceh menuju Sumedang Jawa Barat," katanya.

Akmal mengatakan, pengiriman paket tersebut dialamatkan ke salah satu sekretariat organisasi intra kampus, dengan keterangan paket pengiriman kopi.

Selanjutnya, tim melakukan penyelidikam terhadap paket tersebut.

"Pada tanggal 31 Agustus 2022 sekira jam 10.00 WIB , Tim berhasil mengamankan seorang laki-laki berinisia TNR pada saat menerima paketnya di kantor jasa ekspedisi," ungkapnya.

Polisi kemudian menggeledah barang tersebut lalu ditemukan barang bukti berupa tiga kotak kemasan kopi yang di dalamnya terdapat 12 paket plastik silver berisi daun ganja dan biji ganja kering dengan berat brutto 55 gram.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka TNR, diakui bahwa 12 paket ganja tersebut adalah miliknya yang di dapatkan dengan cara membeli melalui temannya ALX.

TNR membeli dengan metode transfer antarbank seharga Rp 2 juta.

"Kemudian ganjanya dikemas dalam paket lalu dikirim dengan menggunakan jasa ekspedisi dengan menggunakan identitas penerima yang sudah tersangka TNR tentukan," ujarnya.

Atas perbuatannya, tersangka kemudian disangkakan dengan Pasal 114 Ayat (1) Sub Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp1 Miliar dan paling banyak Rp10 Miliar.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini