Share

SMPN 36 Jakarta Dibobol Maling, Kerugian Capai Rp76 Juta

Muhammad Farhan, MNC Portal · Selasa 27 September 2022 12:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 27 338 2675781 smpn-36-jakarta-dibobol-maling-kerugian-capai-rp76-juta-ONEAiOloW4.jpg Pencuri di SMPN 36 Jakarta terekam CCTV (Foto: Tangkapan layar/M Farhan)

JAKARTA - Sekolah Menengah Pertama Negeri 36 di Jalan Pedati, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, dibobol maling. Pencurian yang dilakukan pada Sabtu dini hari, 24 September 2022 kemarin, diketahuinya mengakibatkan kerugian hingga Rp76 juta.

Kepala SMPN 36 Jakarta, Sarlem Sihotang menjelaskan, ada dua ruangan yang dibobol oleh komplotan maling tersebut.

"Kami alami musibah kemalingan pada Sabtu dini hari kemarin, awalnya kami mengetahui dari laporan tugas kebersihan. Kami menemukan ada dua ruang yang dibobol yakni ruang kepala sekolah dan tata usaha," ujar Sarlem kepada wartawan, Selasa (27/9/2022).

BACA JUGA:Pencurian Tengah Keramaian di OKU Terekam CCTV, Uang Rp591 Juta Raib 

Ia menyampaikan, pelaku terdiri dari dua orang berdasarkan rekaman CCTV yang dipasang di lingkungan sekolah. Menurutnya, pelaku sudah lihai lantaran saat memasuki sekolah sudah mengenakan penutup wajah menggunakan masker dan penutup kepala.

"Yang kami bisa lihat dari CCTV itu, mereka masuk pakai sweater ada tulisan di belakangnya tidak begitu jelas, pakai baju hitam, pakai topi bawa pisau dan obeng besar," kata Sarlem.

BACA JUGA:Pencurian Merajalela, Pemerintah Desa di Riau Buat Sayembara untuk Tangkap Maling 

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sarlem pun merinci total kerugian Rp76 juta yang raib hasil dari aksi pencurian tersebut. Sarlem mengaku sudah melaporkan ke pihak kepolisian Jatinegara.

"Barang-barang yang hilang itu lima laptop, empat milik sekolah dan satu milik pribadi beserta satu kamera milik sekolah. Rincian data berikut spek-nya sudah kami laporkan ke pihak kepolisian," ujar Sarlem.

Setelah pelaporan, Sarlem mengungkapkan pihak kepolisian sudah mengecek lokasi tempat kejadian perkara dan melihat rekaman CCTV.

"Dari polisi sudah datang menindaklanjuti untuk memeriksa di sini. Cek CCTV itu pelakunya yang kita lihat ada dua orang," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini