Share

Granat yang Meledak di Cilincing Ternyata Digunakan Kopassus Inggris SAS, Ini Penampakannya

Yohannes Tobing, Sindonews · Rabu 28 September 2022 13:49 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 28 338 2676631 granat-yang-meledak-di-cilincing-ternyata-digunakan-kopassus-inggris-sas-ini-penampakannya-OLw3c2oHpk.jpg Foto: MNC Portal

JAKARTA - Sebuah granat meledak di kawasan padat penduduk gang sempit permukiman Jalan Tipar Timur, RT 08 RW 04 Kelurahan Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (28/9/2022).

Dari ledakan granat tersebut, salah satu warga penghuni kontrakan bernama Rahmat (19) mengalami luka-luka di sekujur tubuh baik di tangan kiri dan kaki kanan.

Berdasarkan informasi yang didapat, ledakan granat tersebut merupakan berasal dari granat kejut (flashbang). Hal ini terlihat dari dokumentasi atau foto yang didapat dari lokasi ledakan.

 (Baca juga: Seorang Warga Luka Parah Terkena Ledakan Granat di Cilincing, Polisi Bungkam!)

MNC Portal mencoba menelusuri jenis granat kejut atau Flashbang ini. Berdasarkan penelusuran dari berbagai laman internet, granat kejut biasanya dipakai oleh pasukan khusus diberbagai negara atau pertama kali digunakan oleh pasukan elite Inggris special air service (SAS)

Adapun keberadaan atau diciptakan granat ini adalah untuk membingungkan atau mengalihkan perhatian musuh baik dalam medan perang maupun lokasi pertempuran selama beberapa detik.

Berdasarkan lokasi ledakan di pemukiman Cilincing, granat kejut memiliki bentuk bulat sama halnya seperti granat lainnya. Di sekitar granat tersebut tertulis Flash Bang CSB-1B di bagian tengah. Selain itu ada juga tulisan dibawah The Indonesian National Police dengan registrasi LOT No : CN017K-51-001

Mengapa diberi nama granat kejut? Karena granat ini dapat menghasilkan cahaya membutakan (6-7 juta candela) dan ledakan yang keras (170-180 Desible). Namun apabila granat ini meledak, bentuk granat tetap utuh tanpa adanya serpihan.

Lantas kenapa bisa tetap utuh? Hal ini dikarenakan granat berbahan besi segi enam dengan sejumlah lubang diberbagai sisi untuk mengeluarkan atau menghasilkan cahaya dan juga ledakan yang cukup keras.

Sebelumnya, sejumlah awak media dilokasi mencoba memintai keterangan dari Kapolsek Cilincing Kompol Haris Akhmat Basuki. Namun dirinya enggan berkomentar hal ini di lokasi kejadian.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Jangan di sini lah, di kantor aja," ungkap Haris.

Dengan kondisi irit bicara ini membuat kasus ledakan granat ini belum menemukan titik terang dari mana asal granat kejut tersebut.

Akibat ledakan ini, Rahmat terluka di telapak tangan kiri dan kaki sebelah kanannya. Rahmat juga masih mengalami gangguan pendengaran karena terdampak langsung ledakan granat kejut tersebut.

Sementara itu, Tim Gegana telah melakukan olah TKP dari lokasi ledakan sampai ke titik ditemukannya granat kejut tersebut. Aparat kepolisian dan TNI serta Satpol PP juga terlihat melakukan penjagaan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini