Share

Dalih Pelaku Jual-Beli Bayi: Uang Rp15 Juta untuk Si Ibu Hamil

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Rabu 28 September 2022 17:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 28 338 2676828 dalih-pelaku-jual-beli-bayi-uang-rp15-juta-untuk-si-ibu-hamil-sq3aulyijw.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

BOGOR - Pria berinisial SH (32), pelaku kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di wilayah Kabupaten Bogor yang merupakan agency properti, mengaku menampung ibu-ibu hamil di luar nikah dan berbagai kasus lainnya. Uang Rp15 juta untuk mengadopsi bayi, kata dia, diberikan pada si ibu hamil.

"Campuran, ada yang di luar nikah, ada yang pemerkosaan dan lain-lain," kata SH saat dihadirkan dalam konferensi pers pengungkapakan kasus dugaan TPPO di Mako Polres Bogor, Rabu (28/9/2022).

Ia mengklaim para ibu hamil itu datang sendiri ke tempatnya meminta bantuan. Mereka mengetahui dari konten di media sosial yaitu 'Ayah Sejuta Anak'.

"Enggak nyari (ibu-ibu hamil), mereka datang sendiri. Saya kan lewat media sosial buat konten, dari pada anak itu dibuang atau aborsi lebih baik anak itu saya biayain sampai lahiran dan di panti juga aman dan disekolahin sampai SMA. Sudah SMA (anak) silakan diambil lagi sama orang tuanya," tuturnya.

Terkait bayaran Rp15 juta per anak, SH berdalih hanya untuk menggantikan biaya persalinan ibu yang melalui sesar. Pelaku pun mengaku tidak menyadari perbuatannya itu melanggar hukum.

"Itu (Rp 15 juta) kalau yang sesar, ngasih si ibu hamil sama biaya dia penyembuhan. Uang itu pun enggak saya gunakan," dalih SH.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sebelumnya, pria berinisial SH (32) diamankan polisi terkait dugaan Tindak Pindana Perdagangan Orang (TPPO) di Kabupaten Bogor. Pelaku mengumpulkan bayi untuk selanjutnya diadopsikan secara ilegal.

Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin mengatakan kasus ini berawal dari informasi adanya dugaan perdagangan bayi oleh SH. Polisi membentuk tim khusus untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Berawal dari informasi yang diterima Satreskrim Polres Bogor, kami membentuk tim pengungkapan dugaan perdagangan anak ini," kata Iman kepada wartawan di Polres Bogor.

Diketahui, modus oleh pelaku yakni mengumpulkan ibu-ibu hamil dengan mengatasnamakan Yayasan Ayah Sejuta Anak. Setelah persalinan selesai, bayi diserahkan kepada orang yang ingin mengadopsi.

"Proses adopsinya dilakukan secara ilegal. Orang yang mengadopsi diminta uang Rp15 juta dari setiap satu anak yang diadopsi. Pelaku mengatasnamakan Yayasan Ayah Sejuta Anak," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini