Share

Soal Revitalisasi Halte Bundaran HI, Transjakarta: Kita Patuh Hukum!

Achmad Al Fiqri, MNC Portal · Jum'at 30 September 2022 15:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 30 338 2678214 soal-revitalisasi-halte-bundaran-hi-transjakarta-kita-patuh-hukum-VlFElYNM7x.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta menegaskan proyek revitalisasi Halte Bundaran Hotel Indonesia (HI) telah memiliki landasan hukum. Penegasan tersebut disampaikan lantaran rencana revitalisasi halte Transjakarta itu mendapat sejumlah pertentangan dari beberapa kalangan.

"Kira-kira gini, semua yang dibangun oleh Transjakarta sudah ada landasan hukummya, sudah ada peraturan hukumnya," ujar Direktur Utama PT Transjakarta Mochammad Yana Aditya saat ditemui di kantornya, Jakarta Timur, Jumat (30/9/2022).

Atas dasar itu, kata Yana, pembangunan halte itu terus dilanjutkan. Sebab, proyek revitalisasi itu telah sesuai dengan landasan hukum yang ada. "Kita selalu patuh dan tegakan pada aturan hukum," terangnya.

Lebih lanjut, Yana menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh pihak dalam merevitalisasi Halte Bundaran HI.

"Kalau cagar budaya ya, kita sudah koordinasi dengan semua pihak, ya intinya nanti kita akan sesuai aturan lah," tandasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diminta menghentikan revitalisasi halte ikonik Transjakarta di Tosari dan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. Revitalisasi halte tersebut dinilai mengganggu pandangan masyarakat ke Patung Selamat Datang.

Follow Berita Okezone di Google News

Permintaan ini disampaikan sejarawan JJ Rizal."Mohon pak gubernur @aniesbaswedan setop pembangunan halte @PT_Transjakarta yang arogan di kawasan cagar budaya penanda sejarah perubahan kota kolonial jadi kota nasional warisan Sukarno," cuit JJ Riza di Twitter @JJRizal dikutip, Jumat (30/9/2022).

JJ Rizal memberi masukan ke PT Transjakarta agar mencari model arsitektur yang ramah dan respek pada kawasan bersejarah.

Sementara itu, Ketua Tim Sidang Pemugaran (TSP) DKI Jakarta Boy Bhirawa menilai revitalisasi halte ikonik yang dilakukan PT Transjakarta di Bundaran Hotel Indonesia (HI) melanggar etika. Sebab, Patung Selamat Datang yang berada di Bundaran HI masuk dalam objek diduga cagar budaya (ODCB).

"Sebenarnya karena Bundaran HI sudah ODCB. ODCB itu bukan fisiknya saja tapi juga visualnya. Jadi visual objek cagar budaya itu tidak boleh ditutupi. Secara etika terhadap cagar budaya itu masalah," kata Boy kepada awak media, Kamis 29 September 2022.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini