Share

Tak Ada Tanda-Tanda Kekerasan, Begini Kronologi Siswa SD Tersambar Petir di Bogor

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Senin 03 Oktober 2022 11:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 03 338 2679519 tak-ada-tanda-tanda-kekerasan-begini-kronologi-siswa-sd-tersambar-petir-di-bogor-mobbcr3UJV.jpg Lokasi siswa yang tersambar petir saat bekemah/Foto: Polisi

BOGOR - Polisi menyebut tidak ada tanda-tanda kekerasan dari tubuh bocah SD yang meninggal dunia di Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Korban memang diduga tersambar petir ketika berkemah.

"Keadaan korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan dan juga tidak ditemukan kecurigaan kekekerasan," kata Kapolsek Cibungbulang Kompol Agus Permana, Senin (3/10/2022).

 BACA JUGA:Komnas HAM Minta Polri Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

Agus menceritakan, peristiwa nahas itu terjadi sekira pukul 22.00 WIB pada Sabtu 1 Oktober 2022. Ketika itu, salah satu saksi yang merupakan guru pembina berada di tenda tidak jauh dari tenda korban.

"Posisi saksi berada di tenda pembina, pada saat itu cuaca sedang hujan, sedangkan posisi korban sedang berada di tenda siswa bersama dengan kawan kawannya sekitar 8 siswa berjarak hanya sekitar 1 meter dengan tenda siswa," jelasnya.

 BACA JUGA:Mobil Pikap Tertabrak Kereta Api hingga Terbelah 3, Ibu dan Anak Meninggal

Tiba-tiba ada petir yang cukup keras dan langsung menyambar ke arah tenda siswa. Para siswa pun panik dan terdapat korban yang tidak sadarkan diri.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Dibopong saksi keadaan tubuh korban seperti keluar asap dan mata melotot dibawa ke klinik. Menurut saksi, saat dibawa ke kondisinya masih ada napasnya, tetapi di perjalanan meninggal dunia," tutupnya.

Sebelumnya, siswa SD meninggal dunia diduga tersambar petir saat berkemah di wilayah Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Korban berkemah dalam rangka kegiatan Pramuka sekolahnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini