Share

2 Hari Operasi Zebra, 700 Pengendara Terjaring Razia di Jakbar

Irfan Maulana, MNC Portal · Selasa 04 Oktober 2022 16:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 04 338 2680510 2-hari-operasi-zebra-700-pengendara-terjaring-razia-di-jakbar-uZ1H7sYlRR.jpg Sebanyak 700 pengendara terjaring Operasi Zebra 2022 di wilayah Jakarta Barat. (MNC Portal/Irfan Maulana)

JAKARTA - Sebanyak 700 orang melanggar lalu lintas saat pelaksanaan Operasi Zebra di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Barat (Jakbar) sejak kemarin hingga Selasa (4/10/2022).

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Maulana Jali mengatakan, mereka terjaring di kolong fly over Slipi sisi barat atau samping Mal Slipi Jaya, dan kolong fly over Slipi sisi timur atau samping Hotel Menara Peninsula.

"Ada 700 pelanggar yang ditegur biasanya mereka enggak helm, lawan arus dengan alasan agar lebih cepat," ujarnya.

Namun, tak semua pelanggar ditilang. Sebagian besar dari mereka hanya ditegur.

"Kami beri teguran karena itu kan berbahaya bisa berbenturan adu kepala dengan kendaraan lain. Lokasi 2 hari di kolong Slipi Jaya dan kolong Peninsula. Karena mereka biasanya putar balik dari fly over, banyak sekali itu," ucap Maulana.

Sementara sebanyak 10 orang mendapat sanksi tilang. Maulana menjelaskan, pelanggaran lalu lintas yang mereka lakukan terbilang berat.

"Misalkan, mereka sudah tidak pakai helm, bonceng tiga, lawan arah pula. Karena sudah fatal, kami tilang. Yang ditilang itu rata-rata warga sini, tapi sudah usia dewasa semua," ujarnya.

Selain itu ,Polres Metro Jakarta Barat juga akan menggelar Operasi Zebra di ruas jalan lainnya yakni di Jalan Raya Daan Mogot dan Jalan S Parman.

Sebagaimana diketahui, Operasi Zebra berlangsung selama 15 hari, mulai dari 3 sampai 16 Oktober 2022.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Kemungkinan besok mulai di Daan Mogot. Titiknya berubah-ubah nanti," kata Maulana.

Para pengguna jalan diimbau disiplin dalam berkendara. Maulana menyebut, Operasi Zebra ini bertujuan mengedukasi masyarakat.

"Melengkapi diri maupun surat-surat. Tentunya, mengethaui peraturan lalu lintas. Tujuannya itu, untuk mendisiplinkan masyarakat. Agar masyarakat yang berkendara ke jalan raya itu lebih emmahami aturan dan disiplin. Sehingga tingkat kecelakaan bisa ditekan," tuturnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini